Berita Jakarta

Datangi Gedung KPK, Irjen Kemenkeu Diperiksa sebagai Saksi Korupsi Pengadaan Kapal di Bea Cukai

Irjen Kementerian Keuangan Sumiyati, Senin (26/8/2019), mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Jakarta.

Datangi Gedung KPK, Irjen Kemenkeu Diperiksa sebagai Saksi Korupsi Pengadaan Kapal di Bea Cukai
tribunnews.com
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah memberikan keterangan pers di kantor KPK terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Klaten Sri Hartini, di Jakarta, Jumat (30/12/2016). Dalam OTT tersebut KPK mengamankan sembilan orang dan uang sebanyak Rp 2 miliar terkait dugaan kasus suap pengaturan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Irjen Kementerian Keuangan Sumiyati dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan kapal di Gedung KPK.

Dilansir dari Kompas.com, Sumiyati Senin (26/8/2019), mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Jakarta.

Dalam jadwal pemeriksaan yang dikeluarkan KPK hari ini, nama Sumiyati tidak ada dalam daftar.

Rupanya, kedatangan Sumiyati diinformasikan sebagai saksi untuk Istadi Prahastanto atas kasus tindak pidana korupsi pengadaan kapal.

"Saksi untuk Istadi Prahastanto, kasus pengadaan kapal di dua instansi pemerintah," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin.

Baca: Sanksi Denda Naik 10 Kali Lipat, Daftar Denda Tilang Razia Operasi Patuh Jaya Tembus Rp 1 Juta

Baca: Polri Luncurkan Smart SIM, Seperti Uang Elektronik, Bisa Dipakai Bayar Tol dan Belanja

Baca: Permintaan Bantuan Gading Marten pada Gisella Anastasia Terkait Gempita Terungkap, Curhat Soal Ini

Instansi pemerintah yang dimaksud, yakni Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Adapun, dugaan korupsi pengadaan kapal tersebut telah merugikan negara sebesar Rp 117,7 miliar.

Pengadaan kapal sebanyak 16 unit itu sendiri dilakukan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk Tahun Anggaran 2013-2015.

Penyidik KPK telah menetapkan tiga orang tersangka atas perkaranini, yakni pejabat pembuat komitmen (PPK) Istadi Prahastanto, Ketua Panitia Lelang Heru Sumarwanto, dan Direktur Utama PT Daya Radar Utama (DRU) Amir Gunawan.

KPK menduga, ketiganya melawan hukum karena melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. 

(Penulis Deti Mega Purnamasari/Kompas)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Irjen Kemenkeu Diperiksa KPK Sebagai Saksi Korupsi Pengadaan Kapal", https://nasional.kompas.com/read/2019/08/26/12205031/irjen-kemenkeu-diperiksa-kpk-sebagai-saksi-korupsi-pengadaan-kapal.

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved