Ekonomi dan Bisnis

Lazada Kuasai E-commerce Asia Tenggara, Tokopedia Pimpin Pasar Indonesia, Begini Omzet Perbulannya

Posisi puncak dipegang oleh Tokopedia. Meskipun hanya beroperasi di Indonesia, jumlah transaksi Tokopedia mencapai lebih dari Rp 18 triliun per bulan.

Lazada Kuasai E-commerce Asia Tenggara, Tokopedia Pimpin Pasar Indonesia, Begini Omzet Perbulannya
net
Tokopedia 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Tokopedia menjadi pemimpin pasar E-Commerce atau belanjar online di Indonesia, sedangkan Lazada pimpin pasar Asia Tenggara.

Dilansir dari Kompas.com persaingan industri e-commerce di kawasan Asia Tenggara semakin menarik untuk disimak.

Dari laporan terbaru yang dirilis iPrice, Lazada tetap memimpin pasar e-commerce Asia Tenggara. Jumlah pengguna aktif bulanan (Monthly Active Users/MAU) Lazada tercatat terbanyak di 4 dari 6 negara, termasuk Filipina.

Namun demikian, di Indonesia yang merupakan pasar terbesar di Asia Tenggara, platform belanja online lokal tetap mendominasi lanskap industri e-commerce.

Berdasarkan laporkan iPrice, tiga besar e-commerce yang mendominasi pasar Indonesia adalah Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak.

Baca: Ingin Berhasil Berbisnis Online, Begini Tips Strategi Jualan di Dunia Maya

Posisi puncak pun masih dipegang oleh Tokopedia. Meskipun hanya beroperasi di Indonesia, jumlah transaksi Tokopedia mencapai lebih dari Rp 18 triliun per bulan, setara dengan total transaksi per bulan Shopee di seluruh negara Asia Tenggara dan Taiwan.

"Hal ini sekaligus menunjukkan betapa positifnya pertumbuhan transaksi digital Indonesia," tulis iPrice dalam laporannya, Senin (26/8/2019).

Tokopedia juga berhasil mencatatkan kunjungan bulanan (Monthly Web Visits) tertinggi di Indonesia, dengan rata-rata lebih dari 140 juta kunjungan per bulan. Pemain e-commerce lain yaitu Shopee menempati posisi kedua dengan 90,7 juta kunjungan.

Bukalapak, Lazada, dan Blibli masing-masing menempati posisi tiga, empat dan lima.

"Lazada dan Shopee merupakan beberapa contoh e-commerce yang beroperasi di kawasan Asia
Tenggara, sementara perusahaan lokal seperti Tokopedia, Blibli, Bukalapak masih memilih fokus
mengembangkan bisnisnya di pasar Indonesia yang merupakan pasar strategis bagi pelaku e-commerce," kata iPrice.

Baca: Besok Harbolnas, Penyuka Belanja Online Sudah Mengincar Berbagai Produk ini, yang Jelas Lebih Hemat

Dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 269 juta jiwa, 133 juta terhubung ke internet dan lebih dari
70 juta pengguna perangkat telepon pintar, Indonesia memang menjadi pangsa pasar terbesar di Asia
Tenggara bagi pemain e-commerce. Ernst & Young menganalisis pertumbuhan nilai penjualan
bisnis online di Indonesia setiap tahun meningkat 40 persen.

Saat ini, 5 besar pelaku e-commerce di Indonesia telah menyerap lebih dari 12.500 tenaga kerja. Dengan tren positif bukan mustahil volume bisnis e-commerce Indonesia yang diproyeksikan akan mencapai 130 miliar dollar AS bisa tercapai.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "E-commerce Apa yang Pimpin Pasar Indonesia?", https://money.kompas.com/read/2019/08/26/122218226/e-commerce-apa-yang-pimpin-pasar-indonesia.

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved