Berita Banjarbaru

Mobil Angkutan Pelajar Terus Dimaksimalkan di Banjarbaru, Saat Ini Jumlahnya Tak Sebanding

Puluhan mobil angkutan pelajar di Kota Banjarbaru sejauh ini terus dimaksimalkan. Meski jumlah masih terbatas dibanding dengan jumlah pelajar

Mobil Angkutan Pelajar Terus Dimaksimalkan di Banjarbaru, Saat Ini Jumlahnya Tak Sebanding
Dishub Kota Banjarbaru
Suasana mobil angkutan Pelajar di Banjarbaru. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Puluhan mobil angkutan pelajar di Kota Banjarbaru sejauh ini terus dimaksimalkan. Meski jumlah masih terbatas dibanding dengan jumlah pelajar yang ada di Kota Pelajar tersebut.

Saat ini ada 65 mobil angkutan pelajar gratis yang ada di Banjarbaru serta tiga bus angkutan pelajar gratis. Baru ada 30 mobil angkutan plat merah yang dimiliki oleh dinas perhubungan kota Banjarbaru.

Sisanya, mobilnya masih menyewa sebanyak 35 mobil angkutan yang digunakan untuk mengangkut para pelajar di Banjarbaru.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru Ahmad Yani Makkie melalui
Kabid sarana dan prasarana transfortasi Adi Surya Noor mengatakan dari total 65 mobil angkutan dan tiga bus itu untuk mengangkut pelajar SMP di Kota Banjarbaru.

Baca: Sambut Tahun Baru Islam 1441 H Jatuh pada 1 September 2019, Berikut Jadwal dan Doa 1 Muharram 2019

Baca: Tak Terpilih Jadi Ibu Kota Republik Indonesia, Gubernur Kalteng: Kami Tetap Akan Membangun

Baca: Live Beinsports 2! Link Live Streaming Inter Milan vs Lecce di Liga Italia Seri A Pekan 1

Baca: Seorang Guru SMA di Kotabaru Ditemukan dengan Tubuh Menghitam, Siswa & Guru Merasa Kehilangan

"Ada sembilan trayek yang mengangkut para pelajar di Kota Banjarbaru. Ada rute di kawasan Cempaka, Palm, Sungai Tiung, Gunung Kupang, Sungai Ulin, Simpang empat Banjarbaru, Trikora, landasan Ulin hingga liang Anggang," katanya, Senin, (26/8).

Dari total 65 mobil angkutan dan tiga bus ini hanya mampu menampung sekitar 1500 pelajar.

Sementara jumlah pelajar SMP di Banjarbaru mencapai 8177 untuk sekolah negeri dan swasta sebanyak 1496 siswa. Sehingga tidak semua pelajar bisa terakomodir dengan angkutan pelajar.

Sehingga masih banyak para pelajar yang harus diantar jemput oleh orangtuanya ke sekolah. Mengingat, sejumlah SMP di Banjarbaru sudah menerapkan larangan menggunakan sepeda motor ke sekolah.

Kepala SMPN 5 Banjarbaru Fahriati mengatakan jumlah siswanya mencapai 900 lebih dan sudah ada menerapkan larangan menggunakan sepeda motor.

Pihak sekolahnya juga sudah ada melakukan MoU dengan Polres Banjarbaru terkait larangan siswa menggunakan sepeda motor ke sekolah.

Halaman
12
Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved