Tahun Baru Islam 1441 H
Sambut Tahun Baru Islam 1441 H Jatuh pada 1 September 2019, Berikut Jadwal dan Doa 1 Muharram 2019
Sambut Tahun Baru Islam 1441 H Jatuh pada 1 September 2019, Berikut Jadwal dan Do'a 1 Muharram 2019
Penulis: Noor Masrida | Editor: Royan Naimi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Sambut tahun baru Islam 1441 Hijriyah yang jatuh pada Hari Minggu 1 September 2019, berikut ini jadwal dan doa 1 Muharram 2019.
1 Muharram 2019 ini merupakan tahun baru Islam atau tahun baru dalam kalender Arab yang ke 1441 Hijriah, atau menurut penanggalan Masehi adalah pada 1 September, ada baiknya diisi dengan berdoa.
1 Muharram 2019 jatuh pada Minggu, 1 September 2019 nanti atau tinggal beberapa hari lagi.
Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi, pada tahun baru tanggal 1 Muharram 1441 Hijriyah nanti, umat muslim dianjurkan untuk berdo'a, memohon agar Allah SWT mengampuni doa dan kesalahan di tahun-tahun sebelumnya.
Doa tersebut diucapkan dengan harapan agar Allah SWT membimbing kita di tahun yang baru.
Karena doa merupakan salah satu senjata dan kekuatan bagi orang yang beriman kepada Allah SWT.
Didalam doa tentunya terkandung renungan, harapan, kecemasan dan optimisme untuk kondisi yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.
Selain itu berdoa juga merupakan sikap dan perilaku yang rendah dihadapan Allah SWT.
Dilansir Banjarmasinpost.co.id dari Tribun Style(20/09/2017), ada do'a yang bisa di baca umat muslim di tahun baru muharram.
Berikut doa awal tahun hijriah lengkap dengan artinya, yang dilansir TribunStyle dari Asmaul Husna:
Alhamdulillahi rabbil alamiin. Washala tu wassalamu a'laa ssayyidinaa muhammadin asyrafil mursaliin. Wa a'aa aalihi wa shahbihii ajmaii'n. Allahumma anta l abadiyyul qadiimul awwal. Wa a'laafadhlikal a'dziimi wajuu dikal mua'wwali wahaadza aa'mun jadiidun qad aqbala alainaa.
Nasalukal ismata fiihi minassyaythanirra jiim. Wa awliyaa ihii wa junuu dihi. Wal auna a'laa haa dzihiinnafsil A maarati biisuui wal isytighaala bimaa yuqarribunaa ilayka zulfaa yaa dzaljalaa li wal ikraam. Yaa arhamarrahimiin.
Wa shallallahu a'laa sayyidinaa muhammadin wa a'laa a lihii wa ash'ha bihii wa sallam.
Walhamdulillahi rabbil aalamiin.(3x)
Artinya : “Dengan Menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Rahmat dan keselamatan atas junjungan kami Nabi Muhammad dan atas keluarganya, para sahabatnya sekalian.
Ya Allah Engkaulah yang Maha Kekal Abadi, Maha Dahulu, Maha Awal, dengan keutamaanMu yang besar dan kedermawanan serta kemuliaanMu yang dapat dipercaya, inilah tahun baru telah dating, aku mohon perlindungan kepadaMu dari godaan syetan dan kawan-kawannya dan aku mohon pertolonganMu untuk mengalahkan nafsu yang mendorong kepada kejahatan.
Dan aku mohon pertolonganMu untuk melakukan apa saja yang bisa mendekatkanku kepadaMu dengan sedekat mungkin.
Ya Allah Tuhan Yang Maha Agung lagi Maha Mulia.
Semoga Allah limpahkan rahmat dan sejahtera atas penghulu kami Nabi Muhammad dan atas keluarganya, para sahabatnya sekalian dan kesejateraan atas mereka. Dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam“.
Bacalah doa ini tiga kali saat memasuki tanggal 1 Muharam.
Bisa dilakukan selepas magrib atau setelahnya.
Sebagai seorang mu'min akan memohon kepada Allah SWT.
Dengan harapan akan memasuki tahun baru pada tanggal 1 Muharram 1440 H akan dapat meningkatkan amal kebajikan dan ketaqwaan kita.
* Amalan Yang Baik Dilakukan di Bulan Muharram
Bulan Muharram merupakan bulan baik yang mana Allah Swt memuliakannya bersama bulan Dzulkaidah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.
Pada bulan-bulan tersebut khususnya bulan Muharram, terdapat amalan sunah yang jika dikerjakan umat muslim akan diganjar dengan pahala yang besar.
Anda yang mungkin sudah tidak asing lagi dengan amalan puasa sunah asyura dan tasu'a dilaksanakan pada bulan Muharram, ternyata ibadah sunah pada bulan ini tidak hanya berupa puasa saja.
Terdapat amalan sunnah berupa perbuatan-perbuatan sosial kepada sesama manusia.
Keutamaan bulan Muharram tidaklah perlu disangsikan lagi, namun keutamaan itu harus diisi dengan berbagai amalan-amalan yang bermanfaat, sehingga keutamaan itu benar-benar bernilai, baik secara individual maupun sosial.
Para ulama sudah mengklasifikasikan jenis amalan yang hendaknya diperbanyak selama bulan Muharram yaitu:
1. Melakukan shalat
2. Berpuasa
3. Menyambung silaturrahmi
4. Bersedekah
5. Mandi
6. Memakai celak mata
7. Berziarah kepada ulama (baik yang hidup maupun yang meninggal)
8. Menjenguk orang sakit
9. Menambah nafkah keluarga
10. Memotong kuku
11. Mengusap kepala anak yatim
12. Membaca surat al-Ikhlas sebanyak 1000 kali
Untuk mempermudah ingatan, sebagian ulama mengawetkannya dalam bentuk nadham yang dinukil As-Syaikh Abdul Hamid dalam kitabnya Kanzun Naja was Surur Fi Ad'iyyati Tasyrahus Shudur.
فِى يوْمِ عَاشُوْرَاءَ عَشْرٌ تَتَّصِلْ * بِهَا اثْنَتَانِ وَلهَاَ فَضْلٌ نُقِلْ
صُمْ صَلِّ صَلْ زُرْ عَالمِاً عُدْ وَاكْتَحِلْ * رَأْسُ الْيَتِيْمِ امْسَحْ تَصَدَّقْ وَاغْتَسِلْ
وَسِّعْ عَلَى اْلعِيَالِ قَلِّمْ ظُفْرَا * وَسُوْرَةَ الْاِخْلاَصِ قُلْ اَلْفَ تَصِلْ
Artinya: Ada sepuluh amalan di dalam bulan ‘asyura, yang ditambah lagi dua amalan lebih sempurna. Puasalah, shalatlah,sambung silaturrahmi, ziarahi orang alim, menjenguk orang sakit dan bercelak mata. Usaplah kepala anak yatim, bersedekah dan mandi, menambah nafkah keluarga, memotong kuku, membaca surat al-Ikhlas 1000 kali.
Itulah jadwal, do'a serta amalan-amalan yang baik dilakukan di bulan Muharram 2019/1441 Hijriyah nanti.
(Banjarmasinpost.co.id/noor masrida)