Berita Kotabaru

Adelia Senang Tambah Ilmu Penerbangan, Pegawai Bandara Kotabaru Diajarkan ini

Adelia, pegawai Bandara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru, merasa senang bisa mengikuti kegiatan Pelatihan dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan

banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Diklat Penerbangan di Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Adelia, pegawai Bandara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru, merasa senang bisa mengikuti kegiatan Pelatihan dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan Curug dari Kementrian Perhubungan RI.

Kegiatan itu dilaksanakan di ruang VIP bandara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru, pada Selasa (27/8/19).

Adelia mengaku bisa menimba ilmu di pelatihan tersebut karena pelatihan itu juga jarang dilaksanakan khususnya di Kotabaru sendiri.

"Senang lah, bisa menambah ilmu pengetahuan tentang penerbangan. Ini kan jarang dilaksanakan," kata Adelia.

Sementara itu, Kepala Bandara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru, Fedinan Nurdin, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan tentang penerbangan.

Baca: Lokasi Ibu Kota Baru di Penajam Kaltim Masih Alami, Aiman Kaget Lihat Ada Papan Peringatan Buaya

Baca: Video Puput Nastiti Devi Hamil Diungkap Zaskia Adya Mecca, Istri Ahok BTP Muncul Saat Ramai Veronica

Baca: Jelang Tahun Baru Islam 1441 H, 12 Amalan Sepanjang Bulan Muharram 2019, Ada Puasa Asyura & Tasua

Itu dilaksanakan berkaitan dengan penerbangan dan keselamatan.

Kegiatannya bisa dilaksanakan lantaran di bandara Kotabaru ini belum terlalu ramai.

Kegiatan bisa dilaksanakan di Kotabaru yang banyak memiliki waktu luang, berbeda dengan daerah lain yang padat penerbangan.

"Peserta yang dilibatkan adalah semua unit yang ada di Bandara untuk pemberdayaan masyarakat. Manakala ada regulator atau persyaratan yang mengharuskan itu, maka sudah bisa karena sudah memiliki bekal diklat penerbangan dan keselamatan," katanya.

Ini adalah sebuah kompetensi dengan pemerataan SDM di Bandara Kotabaru.

Materi yang diberikan adalah cara mengidentifikasi potensi-potensi yang membahayakan penerbangan.

"Jadi materi yang diberikan berupa identifikasi untuk potensi membahayakan penerbangan. Dengan adanya praktik ini bisa mengantisipasi kelemahan bandara dan solusinya sehingga operasional keamanan bisa terpenuhi," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan Curug, I Wayan Juliarta, mengatakan, kegiatan ini adalah pembekalan yang diberikan kepada unit di Bandara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru.

Ini adalah upaya peningkatan SDM di bandara tersebut.

"Ini langkah peningkatan petugas bandara sehingga bisa memberikan pelayanan dan memiliki bekal untuk penerbangan dan keselamatan pada penerbangan," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved