Advertorial Bank Kalsel

Bank Kalsel Turut Serta dalam Seminar Nasional Asbanda 2019 di Bali

Kegiatan seminar nasional Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) digelar di Ballroom Hyatt Regency Bali, Jumat (24/8/2019).

Bank Kalsel Turut Serta dalam Seminar Nasional Asbanda 2019 di Bali
Istimewa/Bank Kalsel.
Seminar nasional Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) yang digelar di Ballroom Hyatt Regency Bali, Jumat (24/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kegiatan seminar nasional Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) digelar di Ballroom Hyatt Regency Bali, Jumat (24/8/2019).

Pada kesempatan ini dihadiri pejabat Bank Kalsel ialah Komisaris Utama Ary Bastari, Direktur Utama Agus Syabarrudin, dan Pgs Group Head Business Fachruddin.

Acara dibuka langsung Gubernur Bali Wayan Koster.

Seminar nasional ini sendiri merupakan inisiasi dr Asbanda dalam rangka menggali dan merumuskan rencana program yang tepat BPD Seluruh Indonesia (BPDSI).

"Dalam mendorong perekonomian di daerah melalui pemberdayaan UMKM, BPD harus dapat melebarkan pangsa pasarnya baik melalui produk maupun tekhnologi, sehingga produk BPD juga dapat diterima oleh para kamu muda atau millenial," kata Wayan Koster seperti dalam rilis yang diterima Banjarmasinpost.co.id.

Seminar nasional Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) yang digelar di Ballroom Hyatt Regency Bali, Jumat (24/8/2019).

Seminar nasional Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) yang digelar

di Ballroom Hyatt Regency Bali, Jumat (24/8/2019). (Istimewa/Bank Kalsel.)

Selain itu Kontribusinya terhadap pembangunan daerah masih rendah yang tercermin dari relatif kecilnya pangsa kredit produktif yakni baru mencapai 26 persen.

"Tata kelola, sumberdaya manusia, manajemen risiko dan infrastruktur yang belum memadai yang memicu peningkatan kredit bermasalah segmen produktif. Daya saing BPD masih rendah karena produk dan mutu pelayanan belum memadai," ucap Agus Syabarrudin.

Karena itu, pihaknya berharap Bank Kalsel selaku Banknya Urang Banua dapat bekerjasama dan memajukan seluruh sektor yang ada di Kalsel demi meningkatkan perekonomian Banua untuk Indonesia.

Berdasarkan kinerja bank daerah seluruh Indonesia dengan total aset sekitar Rp 765 triliun per Juni 2019, merupakan urutan kelima terbesar setelah BRI, Mandiri, BNI, BCA merupakan sebuah potensi besar yang harus dirangkai ditengah tantangan kondisi ekonomi global maupun nasional yang masih kurang kondusif.

"BPD perlu bertransformasi untuk membenahi kelemahan struktural tersebut dan memperkuat fondasi organisasi agar mampu tumbuh dan bersaing sehingga lebih berperan dalam perekonomian daerah ke depan," pungkas Agus. (aol/*)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved