Berita Kesehatan

Daging Unggas Ternyata Kurangi Resiko Kanker Payudara, Wanita Sebaiknya Kenali 8 Ciri Penyakit Ini

Sebuah hasil penelitian di Amerika menemukan konsumsi jenis daging berpengaruh terhadap resiko serangan kanker payudara

Daging Unggas Ternyata Kurangi Resiko Kanker Payudara, Wanita Sebaiknya Kenali 8 Ciri Penyakit Ini
banjarmasinpost.co.id/kompas.com/SHUTTERSTOCK
Ilustrasi-Kanker Payudara 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Jenis daging yang kita konsumsi ternyata turut berpengaruh terhadap potensi seseorang terserang kanker payudara.

Mengkonsumsi ayam atau unggas ternyata mampu mengurangi risiko kanker payudara pada wanita lebih dari seperempat.  Sebaliknya, mengkonsumsi daging merah seperti sapi, domba atau babi meningkatkan serangan kanker payudara.

Sebuah hasil penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Cancer mengungkapkan itu. Sebuah studi lanjutan yang menemukan bahwa 1.536 wanita telah didiagnosis menderita kanker payudara setiap tahunnya di seluruh Amerika Serikat. 

Dilansir dari Grid.health mengungkapkan sekelompok peneliti dari Institut Nasional Ilmu Kesehatan Lingkungan AS melakukan penelitian pada 42.012 wanita selama tujuh setengah tahun, mengamati jenis daging yang mereka konsumsi dan cara mereka memasak daging.

Baca: Pola Asuh Grow Happy Tunjang Kesehatan dan Kebahagiaan Anak, Simak Penjelasannya

Baca: PERHATIKAN Ada 5 Warna Dahak saat Batuk, Ini Artinya Bagi Kesehatan Kamu

Baca: Picu Penyakit Kronis Jantung dan Stroke, Simak 8 Gejala Hipertensi dan Tips Menurunkan Darah Tinggi

Baca: Health & Beauty: Gunakan Asam Atasi Kutikula

Studi ini menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi unggas, seperti ayam, kalkun atau bebek, bukannya daging sapi, domba atau babi, adalah 28% lebih kecil untuk terkena tumor payudara.

Ilustrasi-menu daging ayam
Ilustrasi-menu daging ayam (banjarmasinpost.co.id/salmah)

Sebaliknya, mereka yang sering makan daging merah memiliki risiko kanker payudara 23% lebih tinggi terkena kanker payudara, dibandingkan mereka yang jarang memakannya.

Wanita yang mengonsumsi unggas terbanyak dalam dietnya memiliki peluang 15% lebih rendah terkena kanker payudara daripada mereka yang paling sedikit mengonsumsi.

Sejumlah penelitian sebelumnya telah mengaitkan tingginya konsumsi daging merah dengan berbagai penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, dan berbagai jenis kanker.

"Daging merah telah diidentifikasi sebagai kemungkinan munculnya karsinogen," kata ketua peneliti Dr. Dale Sandler.

"Studi kami menambahkan bukti lebih lanjut bahwa konsumsi daging merah dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara sedangkan konsumsi daging unggas mengarah pada penurunan risiko," ujarnya sembari mengatakan bahwa alasan di balik korelasi ini masih harus diteliti lebih lanjut.

Ilustrasi daging sapi
Ilustrasi daging sapi (hungryworks)
Halaman
1234
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved