Berita Tanahbumbu

Empat Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan Satpol PP Tanahbumbu Saat di Hotel dan Penginapan

Tidak cuman itu, operasi dalam rangka ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, sekaligus penegakan Peraturan Daerah (Perda) di wilayah Tanbu.

Empat Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan Satpol PP Tanahbumbu Saat di Hotel dan Penginapan
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahbumbu H Riduan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Empat pasangan bukan suami istri diamankan petugas Satuan Polisi (Satpol PP) Tanahbumbu. Keempat pasangan diamankan saat dilakukan operasi di sebuah hotel dan penginapan di wilayah Kabupaten Tanahbumbu, Rabu (28/8/2019) pagi.

Keempat pasangan itu langsung digelandang petugas Satpol PP dan TNI melakukan operasi, diduga kuat melakukan mesum karena tidak bisa menunjukan identitas yang sah sebagai pasangan suami istri.

Tidak cuman itu, operasi dalam rangka ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, sekaligus penegakan Peraturan Daerah (Perda) di wilayah Kabupaten Tanahbumbu. Petugas gabungan juga mengamankan seorang perempuan berprofesi pemijat.

Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran H Riduan melalui Kabid Trantibum dan Linmas, Aulia Hadi Waluyo Perdana SSTP, membenarkan pihaknya mengamankan empat pasangan bukan suami istri dan seorang berprofesi pemijat di hotel dan sebuah penginapan di Tanahbumbu.

Baca: Kedatangan Jemaah Haji Banjarbaru Tertunda, Alami Tiga Kali Perubahan Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Baca: Aniaya Warga Banua Lawas, Ipin Cabak Mengaku Dendan dan Dalam Keadaan Waras Saat Menganiaya

Menurut Aulia, keempat pasangan rata-rata berusia di atas 30 tahun, selain berasal dari Tanahbumbu. Namun juga dari Kabupaten Paser dan Kotabaru.

"Empat pasangan kami temukan berada di dalam kamar dan tidak bisa menunjukkan bukti sah nikah," jelas Aulia kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (28/8/2019).

Alhasil tindak lanjut operasi ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, aerta penegakan Perda, masih menurut Aulia, keempat pasangan bukan suami istri sudah dilakukan pemeriksaan.

"Nanti dilihat apakah PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil), menemukan bukti permulaan untuk melanjutkan ke tingkat pengadilan atau pembinaan oleh Dinas Sosial," tandas Aulia.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved