B Focus Banua Anam

Pembebasan Lahan Desa Pipitak Jaya dan Harakit Belum Rampung, Pencairan Ganti Rugi Terkendala ini

Uang ganti rugi pembebasan lahan pembangunan bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya dan Harakit Kecamatan Piani sudah dicairkan.

Pembebasan Lahan Desa Pipitak Jaya dan Harakit Belum Rampung, Pencairan Ganti Rugi Terkendala ini
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Rabu (28/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Uang ganti rugi pembebasan lahan pembangunan bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya dan Harakit Kecamatan Piani sudah dicairkan.

Meski begitu, pembebasan lahan ini terbilang belum rampung dan menyisakan banyak masalah bagi warga dua desa yang terdampak.

Kepala Desa Pipitak Jaya, Sugiannoor menegaskan, masih tersisa 25 bidang lahan yang belum dicairkan.

Baca: Kado Spesial Patricia Mayoree, Crazy Rich Surabayan untuk Ultah Luna Maya? Lihat Penampakannya

Baca: Hardikan Gisella Anastasia pada Gempita yang Matanya bermasalah, Putri Gading Marten Beraksi Begini

Baca: Didampingi Cewek Bercadar, Ini Reaksi Taqy Malik Ditanya Kontroversi Salmafina, Putri Sunan Kalijaga

Rinciannya, 12 bidang terletak di Desa Pipitak Jaya dan 13 bidang di Desa Harakit.

Menurut Sugiannoor, kendala pencairan itu di antaranya identitas surat tanah dengan KTP elektronik tidak sama dan ada yang ber-KTP edisi lama, bukan KTP elektronik.

"Kami belum mengetahui kapan penyelesaian lahan yang tersisa. Harapan kami segera diproses sebelum selesai pembangunan bendungan Tapin," katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved