B Focus Banua Anam

Tiga Poin Proses Pembebasan Lahan Bendungan Tapin, Poin Terakhir Menunggu SK Gubernur

Donna Desmirawati, Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada Kantor Pertanahan Tapin menjelaskan, tiga poin proses pembebasan lahan bendungan Tapin.

Tiga Poin Proses Pembebasan Lahan Bendungan Tapin, Poin Terakhir Menunggu SK Gubernur
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Rabu (28/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Donna Desmirawati, Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada Kantor Pertanahan Tapin menjelaskan, tiga poin proses pembebasan lahan bendungan Tapin.

Adapun tiga poin itu disebutnya, pertama, sebanyak 33 bidang dengan luas kurang lebih 23,56 hektare masih perbaikan kelengkapan berkas.

Kedua, sebanyak 55 bidang dengan luas kurang lebih 26,81 hektare selesai pengukuran dan masih tahap pengolahan data.

Dan ketiga, sebanyak 39 bidang dengan luas kurang lebih 67 hektare menunggu pelepasan dari kawasan hutan.

"Kawasan hutan itu harus menunggu SK Gubernur Kalimantan Selatan," katanya.

Baca: Pembebasan Lahan Desa Pipitak Jaya dan Harakit Belum Rampung, Pencairan Ganti Rugi Terkendala ini

Baca: Apartemen di Ibu Kota Negara Kalimantan Timur Mulai Diburu, Ini Profil Pembelinya

Baca: Kado Spesial Patricia Mayoree, Crazy Rich Surabayan untuk Ultah Luna Maya? Lihat Penampakannya

Sementara, proses pembangunan mega proyek Bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, terus digenjot pihak kontraktor pelaksana.

Di areal lokasi pembangunan bendungan Tapin, Selasa (20/8), sangat jelas aktivitas proyek pekerjaan sedang berlangsung.

Jika sebelumnya, awal Januari 2019, keluhan pekerja proyek terkendala cuaca hujan. Agustus ini cuacanya sangat panas dan berdebu, warga berharap bendungan Tapin diresmikan akhir 2019 saat hari jadi Kabupaten Tapin.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved