Bumi Bersujud

Di Pundak Rooswandi Salem Angka Stunting Turun Signifikan, Tanbu Peringkat Satu se-Kalsel

Prestasi itu menyusul peringkat satu se-Kalimantan Selatan (Kalsel) disandang Kabupaten ini, terkait pencegahan kasus stunting.

Di Pundak Rooswandi Salem Angka Stunting Turun Signifikan, Tanbu Peringkat Satu se-Kalsel
diskominfo tanahbumbu
Sekda Kabupaten Tanahbumbu H Rooswandi Salem 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Sebuah prestasi gemilang ditorehkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanahbumbu. Prestasi itu menyusul peringkat satu se-Kalimantan Selatan (Kalsel) disandang Kabupaten ini, terkait pencegahan kasus stunting.

Peringkat pertama pencegahan stunting disandang Kabupaten berjuluk Bumi Bersujud, ini adalah kali pertama. Meski kabupaten ini sempat menjadi salah-satu daerah tertinggi kasus stunting.

Namun keseriusan Pemkab Tanahbumbu. Di bawah komando Sekretaris Daerah (Sekda) H Rooswandi Salem, angka kasus stunting drastis turun dengan angka signifikan.

Sangat relevan Kabupaten Tanahbumbu menyandang peringkat satu dari kabupaten/kota lainya di Kalimantan Selatan. Hanya kurun waktu relatif singkat angka kasus stunting dapat diturunkan.

Setelah Pemkab Tanahbumbu di bawah komando Sekda Rooswandi Salem yang juga Ketua Pencegahan Stunting, membentuk tim koordinasi penanganan stunting.

Menurut dia, stunting bukan saja persoalan serius. Akan tetapi adalah sebuah hal yang memang harus dituntaskan.

"Sejak 2018 kita sudah mulai melakukan pola, strategi bagaimana menurunkan prevalensi stunting," jelas Sekda, Kamis (29/8/2019).

Grafik penurunan angka penderita Stunting di Kabupaten Tanahbumbu
Grafik penurunan angka penderita Stunting di Kabupaten Tanahbumbu (istimewa/humas Pemkab Tanbu)

Caranya dengan melakukan koordinasi dan integrasi beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), setidaknya ada 10 SKPD terlibat. Kemudian dituangkan ke dalam program kerja berkaitan dengan penanganan stunting.

Contoh Dinas PUPR misalnya, jelas Rooswandi, pihaknya menganggarkan program kegiatan berkaitan dengan peningkatan kualitas infrastruktur seperti air bersih dan pembangunan MCK, karena hal itu dianggap sangat berpengaruh terhadap stunting.

"Stunting adalah gizi buruk, salah-satunya karena lingkungan," ungkap Roowandi.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved