Banjarbaru Pemenang 2019

Dialog Tokoh Agama dan Kalangan Ponpes se Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang

Dialog Tokoh Agama dan Kalangan Ponpes se- Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang Kota Banjarbaru di Aula Balai Diklat Keagamaan di Liangangang.

Dialog Tokoh Agama dan Kalangan Ponpes se Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang
HO/Humas Pemko Banjarbaru
Suasana dialog Tokoh Agama dan Kalangan Ponpes se- Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang Kota Banjarbaru 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Dialog Tokoh Agama dan Kalangan Ponpes se- Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang Kota Banjarbaru digelar di Aula Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin di Liang Anggang, Jalan Achmad Yani Km 21 Liang Anggang Banjarbaru, Kamis, (29/8).

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H Said Abdullah didampingi Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Banjarbaru Muslih Amberi, Kepala kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru H Humaidi, dan Kepala Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin H Zainal Ilmi.

Panitia pelaksana Dialog Tokoh Agama dan Kalangan Ponpes se Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang H Hilmi menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan/wawasan para peserta akan arti pentingnya menjaga kerukunan beragama.

Sekda Banjarbaru buka dialog agama se-Banjarbaru di Landasan Ulin.
Sekda Banjarbaru buka dialog agama se-Banjarbaru di Landasan Ulin. (HO/Humas Pemko Banjarbaru)

Peserta dialog sebanyak 60 orangg peserta terdiri dari tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu 34 orang, Penyuluh Agama PNS dan Non PNS 14 orang dan dari Pondok Pesantren 12 orang.

Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H Said Abdullah menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama di Banjarbaru terbilang cukup bagus, kita tinggal menjaganya agar terus baik, sehingga tidak ada hal-hal yang negatif timbul di masyarakat hanya karena isu-isu agama.

"Kegiatan hari ini mempunyai nilai penting sebagai wujud kebersamaan dan kesungguhan kita dalam memperkuat cipta kondisi masyarakat yang aman, nyaman, dan tertib yang juga merupakan misi Pemerintah Kota Banjarbaru," katanya.

Dijelaskanya, karena bagi kota yang heterogen baik suku maupun agamanya seperti Kota Banjarbaru, maka kerukunan merupakan syarat mutlak agar pembangunan dapat berjalan lancar.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat kian meningkatkan harmonisasi dan persatuan serta kesatuan masyarakat kota banjarbaru.

Suasana dialog Tokoh Agama dan Kalangan Ponpes se-Banjarbaru 2019.
Suasana dialog Tokoh Agama dan Kalangan Ponpes se-Banjarbaru 2019. (HO/Humas Pemko Banjarbaru)

Diharapkan kita juga, semua pihak bisa mencegah dan menangkal berbagai persoalan-persoalan isu bidang keagamaan yang keberadaannya menimbulkan keresahan dan memicu konflik dan terbelahnya persatuan dan kesatuan bangsa.

Tidak dapat dipungkiri pula bahwa masih ada persoalan-persoalan yang muncul, baik yang bersifat internal umat maupun antar umat beragama.

Diharapkan dalam penyelesaian suatu masalah, kita dapat menjunjung tinggi sikap saling menghargai dan menghormati antar umat beragama. (AOL/*)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved