Berita Banjarbaru

Heli Water Boombing Bakal Ditambah di Kalsel, Ada Enam Heli Bakal Atasi Karhutla di Kalsel

Guna mengantisipasi akan kebakaran hutan yang lebih masive di Kalsel, mengingat potensi kemarau diprediksi Akhir Oktober hingga ke November

Heli Water Boombing Bakal Ditambah di Kalsel, Ada Enam Heli Bakal Atasi Karhutla di Kalsel
banjarmasinpost.co.id/nurkholis huda
Suasana rapat evaluasi Karhutla di BPBD Kalsel, Kamis (29/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Guna mengantisipasi akan kebakaran hutan yang lebih masive di Kalsel, mengingat potensi kemarau diprediksi Akhir Oktober hingga ke November maka BPBD Kalsel mengirim usulan untuk tambahan heli Water Boombing ke BNPB.

Hasilnya, BNPB menambah dua Heli Water Boombing kembali, sehingga jumlah heli sebanyak enam buah.

Usai rapat pagi, Kamis (28/8/2019), Kepala BPBD Kalsel Wahyuddin mengatakan heli water bombing akan datang bertahap, dijadwalkan besok datang 1 buah. Sehingga total heli water bombing 5 buah untuk water bombing, 1 buah untuk patroli.

"Saya berharap dengan kekuatan heli ini, dapat memaksimalkan pemadaman api yang tidak terjangkau oleh tim satgas darat" ujarnya .

Baca: TERUNGKAP Motif Istri Muda Bunuh Suami dan Anak Tiri, Sakit Hati dan Terlilit Utang Rp 10 Miliar

Baca: Nasib Hubungan Luna Maya, Faisal Nasimuddin & Ariel NOAH Diungkap Sosok Ini, Sesuai Maia Estianty?

Baca: Serentak Operasi Patuh Intan 2019, Takdir Tegaskan Tidak Ada Pungli

Menurutnya, walau hanya disetujui 6 buah dari usulan sebanyak 10 buah, Hali water bombing dapat bekerja di 5 wilayah titik rawan, yakni Kabupaten Banjar, Batola, Tanah Laut, Banjarbaru dan Tapin.

Diketahui hingga 28 Agustus dengan kekuatan satu buah helikopter patroli sudah terbang 89 jam, sementara untuk 3 buah helikopter water bombing sudah terbang 275 jam. Heli sudah membombing titik api sebanyak 1209 kali, di 5 titik rawan. (banjarmasinpost.co.id /lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved