Kriminalitas HSS

NEWSVIDEO : Polres HSS Ungkap Enam Kasus Narkoba Selama Agustus 2019, Bekuk 7 Tersangka

Polres Hulu Sungai Selatan kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba, di wilayah Kabupaten HSS. Selama Agustus 2019.

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Polres Hulu Sungai Selatan kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba, di wilayah Kabupaten HSS. Selama Agustus 2019, ada enam kasus yang berhasil diungkap, dengan jumlah tersangka tujuh orang.

Satu di antaranya adalah seorang remaja dari Desa Malutu Kecamatan Padang Batung, berinisial RD (19), yang bekerja sebagai buruh harian lepas.‎

Pada konfrensi pers yang digerar Polres HSS di ruang lobi Mapolres, Kamis (29/8/2019), ketujuh tersangka disertakan termasuk barang bukti yang telah disita Satres Narkoba. Terlihat empat orang tersangka masih berusia muda.

Kapolres HSS AKBP Dedy Eka Jaya, diwakili Wakapolres HSS Kompol Arief Himawan, pada kesempatan itu menjelaskan, dalam kurun waktu selama Agustus tersebut, ada lima kasus narkoba terungkap, dengan tempat kejadian meliputi wilayah Polsek Sungai Raya dengan tersangka FH ( ) dengan barang bukti sabu seberat 1,72 gram berserta satu bong, satu kartu ATM, Plastik klep, dua timbangan digital serta uang tunai Rp 2.250.000.

Baca: Bekuk Dua Pelaku di Desa Jungkal, Petugas Polsek Lampihong Balangan Temukan 11 Paket Sabu

Selanjutnya dari tersangka MJ, berhasil disita 3,41 gram sabu, satu buah pak plastik, telepon genggam serta uang tunai Rp 350.000. Sedangkan dari remaja RD, warga Desa Batu Laki Malutu, Padang Batung disita 0,25 gram sabu, satu unit sepeda motor, dua telepon genggan dan uang tunai Rp 500.000. Satres Narkoba juga menyita seperangkat alat nyabu dari RHD, warga Desa Gambah Dalam, Kecamatan Kandangan.

Sedangkan di wilayah kecamatan Angkinang, disita 0,8 gram sabu dari MF warga Desa Bamban, termasuk telepon gengam dan sepeda motor. Sedangkan dari RMD, dari Kecamatan Angkinang, polisi hanya sempat menyita satu pipet kaca berisi sisa sabu, satu bong serta satu telepon genggam.

"Tiga perkara ditangani Sat Narkoba Polres HSS, satu di Polsek Padang Batung dan dua perkara ditangani Polsek Angkinang,"ungkap Arief.

Baca: Selundupkan Sabu 19 Kg di Pontianak, Begini Cerita Kronologis Warga Banjarmasin Ini Hingga Terlibat

Disebutkan, total barang bukti berupa sabu dari enam kasus tersebut seberat 6,18 gram, uang tunai Rp 3.100.000, tujuh telepon genggam, dua timbangan digital dan dua unit sepeda motor sebagai sarana yang digunakan untuk berbisnis narkoba tersebut. Wakapolres menyebut, satu kasus atau perkara telah dilimpahnya ke Kejaksaan Negeri HSS.

Dijelaskan, memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya cukup sulit, karena informasi terkait pemroduksi hingga bandarnya selalu terputus. Meski demikian, pihaknya berupaya mengungkapnya bekerjsama dengan Polda, Polres-Polres serta berbagai elemen masyarakat.

"Soal bagaimana hasilnya, informasinya tak bisa kami sampaikan ke publik karena demi kepentingan pengungkapan sendiri, sehingga terbatas di kalangan kepolisian,"kata Wakapolres menjawab pertanyaanbanjarmasinpost.co.id.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved