Berita HST

Program Magrib Mengaji Diberlakukan di Kabupaten HST, TV Kabel Bakal Mati Selama Magrib

Untuk mendukung program ini, pihaknya membuat kebijakan agar TV kabel di Hulu Sungai Tengah mati sementara selama magrib.

Program Magrib Mengaji Diberlakukan di Kabupaten HST, TV Kabel Bakal Mati Selama Magrib
istimewa/humas pemkab hst
Bupati HST menggelar Subuh Keliling di Masjid Darul Khairat Desa Ilung Tengah Kecamatan Batang Alai Utara pada Jumat (12/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Untuk mengembalikan kebiasaan warga Hulu Sungai Tengah sebagai daerah agamis, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, menggakakkan magrib mengaji.

Untuk mendukung kegiatan magrib mengaji yang digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, rencananya Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah bakal memplot dan membuat jadwal 30 sekolah dasar yang bakal mengaji secara bergiliran selama satu bulan.

Bahkan, tadarusan ini juga sudah dilakukan sejak Rabu (28/8/2019).

Tadarusan ini juga dihadiri oleh Bupati Hulu Sungai Tengah A Chairansyah. Siswa yang bertadarus yakni siswa SDN 1 Barabai Timur.

Baca: Burung julang Emas Langka Diamankan KPH Tabalong Dari Warga Desa Purui, Kecamatan Jaro

Menurut A Chairansyah, kegiatan tadarusan ini merupakan bagian dari program magrib mengaji.

Pihaknya berupaya agar masyarakat Hulu Sungai Tengah tidak terkecoh oleh televisi dan handphone saat magrib tiba.

Untuk mendukung program ini, pihaknya membuat kebijakan agar TV kabel di Hulu Sungai Tengah mati sementara selama magrib.

Bahkan, ia juga memerintahkan Dinas Komunikasi dan Informatika serta Satpol PP Kabupaten Hulu Sungai Tengah mengawasi operasional TV kabel.

"Kalau pihak TV kabel bandel, ya kami bisa bertindak tegas," ancamnya.

Baca: Warga Walatung Labuan Amas HST Lakukan Menangguk Iwak Baimbai, Hindari Penggunaan Setrum

Pelaksana Tugas, Kepala Dinas Pendidikan Chairiah, menyebutkan bahwa pihaknya telah menyusun jadwal selama sebulan kegiatan tadarusan membaca Al Quran sampai khatam oleh anak-anak dari 30 SDN di Barabai.

Rencananya, tadarusan satu hari satu juz oleh sepuluh anak-anak SDN yang mendapat giliran. Apabila sudah khatam maka giliran kembali lagi ke awal SDN sesuai jadwal. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved