Berita Regional

Keberadaan Kapal MV Nur Allya dan 25 Penumpangnya Masih Misteri, Pesawat Casena Sudah 2 Kali Mencari

Tim SAR gabungan kembali mengerahkan pesawat Casena untuk kedua kalinya dalam operasi pencarian kapal kargo MV Nur Allya yang hilang bersama 25 ABK

Keberadaan Kapal MV Nur Allya dan 25 Penumpangnya Masih Misteri, Pesawat Casena Sudah 2 Kali Mencari
(KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY)
Tim SAR gabungan bersiap naik ke atas pesawat Casena untuk mencari kapal kargo MV Nur Allya yang dilaporkan hilang di peraiaran Maluku Utara, Kamis (29/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMBON - Tim SAR gabungan kembali mengerahkan pesawat Casena untuk kedua kalinya dalam operasi pencarian kapal kargo MV Nur Allya yang hilang bersama 25 penumpang di perairan Maluku Utara, Kamis (29/8/2019).

Meski operasi pencarian terus dilakukan baik melalui pemantauan udara maupun lewat laut, namun hingga memasuki hari terakhir operasi pencarian, kapal yang hilang saat sedang mengangkut nikel itu hingga kini belum juga diketahui keberadaannya.

Tak hanya menyisir perairan di Maluku Utara, pencarian kapal raksasa sepanjang 189 meter dan lebar 33 meter itu juga ikut dilakukan hingga peraiaran Pulau Buru, Maluku.

“Pencarian lewat udara masih nihil. Ini sudah dua kali pencarian dengan menggunakan pesawat. Tadi juga pencarian dengan KN Ular di peraiaran Pulau Buru tapi juga masih nihil,” kata Kepala Basarnas Ternate, Muhamad Arafa kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Kamis malam.

Baca: Perubahan Tubuh Syahrini Mirip Irish Bella Saat Hamil, Perlakuan Reino Barack & Ammar Zoni Disorot

Baca: Hasil Tes MotoGP San Marino 2019 - Lewati Teman, Fabio Quartararo Tercepat pada Hari Kesatu

Baca: UPDATE Rusuh Papua Hingga Jumat Pagi, Layanan Seluler di Jayapura Masih Kacau Kecuali SMS

Sebelumnya operasi pencarian lewat udara dengan menggunakan pesawat milik perusahan penerbangan Susi Air juga telah dilakukan tim SAR gabungan untuk mencari kapal MV Nur Allya di wilayah Maluku Utara, namun hasilnya nihil.

Menurut Arafa, pencarian lewat jalur laut bahkan telah dilakukan hingga ke peraiaran Poge Sanana, Taliabo dan peraiaran Morosi yang merupakan jalur pelayaran kapal tersebut namun tetap saja kapal itu tidak juga ditemukan.

Sampai malam ini, tim SAR bersama pihak perusahan pemilik kapal masih terus melakukan pencarian dengan menggunakan kapal SAR Pandu.

“Kapal sepanjang 189 meter itu besar harusnya terpantau, sudah cari lewat udara juga tapi tidak ketemu,”katanya heran.

Saat disinggung apakah ada kemungkinan telah terjadi sabotase terhadap kapal itu, Arafa mengaku tidak mengetahuinya, sebab kata dia hingga kini kontak dengan kapal tersbeut belum juga dapat dilakukan.

“Saya tidak menyampaikan kapal itu disabotase karena sampai saat ini tidak ada tanda-tanda dan kita tidak bisa terhubung ke kapal itu,”katanya.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved