Berita Kalteng

Ketua RT hingga Perangkat Desa Dilibatkan Tangkal Aksi Terorisme

Upaya menangkal aksi terorisme jadi pembahasan menarik dalam kegiatan rembuk aparatur kelurahan dan Desa tentang Literasi Informasi melalui

Ketua RT hingga Perangkat Desa Dilibatkan Tangkal Aksi Terorisme
tribunkalteng.co/fathurahman
Kepala Sub Direktorat Bina Dalam Lembaga Pemasyarakatan BNPT Sigit Karyadi, (tengah) menyampaikan paparan pada kegiatan Rembuk Aparatur Kelurahan dan Desa Tentang Literasi Informasi Melalui FKPT Provinsi Kalteng di Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya menangkal aksi terorisme jadi pembahasan menarik dalam kegiatan rembuk aparatur kelurahan dan Desa tentang Literasi Informasi melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Palangkaraya.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tersebut melibatkan banyak kalangan masyarakat terutama tingkat bawah seperti RT, hingga perangkat desa dan kelurahan juga kecamatan.

Paham terorisme dan radikalisme sulit dihilangkan sehingga diperlukan kerjasama antara aparat berwajib, masyarakat, pihak kepolisian dan para Ketua RT dan RW juga perangkat desa dan kelurahan juga lainnya.

Mengantisipasi perkembangan paham itu, diperlukan pengawasan intensif dari aparatur yang berwenang di lingkungan masyarakat tersebut.

“Aksi teror sudah ada sejak dulu, ini karena ingin balas dendam, ketidakadilan, dan kemiskinan," ujar Kepala Sub Direktorat Bina Dalam Lembaga Pemasyarakatan BNPT Sigit Karyadi.

Baca: Tangisan Nagita Slavina Pada Nisya Ahmad Malam-Malam, Ini Curhat Tak Biasa Tentang Raffi Ahmad

Baca: Ayah Cut Meyriska Mengaku Masih Belum Rela, Intip Kebersamaan Roger Danuarta & Mertua

Baca: Pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle Mengkhawatirkan, Terungkap Ini Masalahnya

Baca: Kisah Fase Nama Ahok Saat Bersama Veronica Tan dan BTP Pasca Nikahi Puput Nastiti Devi Diungkap

Bibit paham ini akan selalu ada di tengah-tengah masyarakat, sehingga perlu peran aparatur di kelurahan, desa, Ketua RT (Rukun Tetangga), RW (Rukun Warga), Babinsa (Bintara Pembina Desa), Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) untuk melakukan pengawasan di lingkungan tugas masing-masing.

Sementara itu, Ketua Bidang Media Massa, Hubungan Masyarakat, dan Sosialisasi FKPT Kalteng H Sutransyah, Jumat (30/8/2019) dalam laporannya, mengatakan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta, terdiri dari pejabat lurah, petugas Babinsa dan Bhabinkamtibmas, elemen mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Palangkaraya, perwakilan organisasi kepemudaan, pegiat sosial media, serta insan pers dari media massa cetak, elektronik, dan online.

Sedangkan, tujuan kegiatan untuk memberikan gambaran tentang kondisi terkini tentang terorisme dan radikalisme di masyarakat.

"Serta sebagai wadah merangkum saran berbagai pihak dalam upaya pencegahannya," ujar Sutransyah.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved