Breaking News:

Berita Banjarmasin

Penyebab Kebakaran di Kota Banjarmasin Sebagian Diduga Akibat Hubungan Arus Pendek, Begini Kata PLN

Kebakaran yang terjadi di Banjarmasin, disinyalir penyebabnya antara lain dari arus pendek listrik. Selebihnya akibat sebab yang lain.

Penulis: Jumadi | Editor: Elpianur Achmad
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Manager Bagian Konstruksi, PLN (Persero) UP3 Banjarmasin, Masiam (kanan) didampinggi Manager Administrasi dan Keuangan SDM serta Humas PLN, Teguh Wasiato (kiri) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kebakaran yang terjadi di Banjarmasin, disinyalir penyebabnya antara lain dari arus pendek listrik. Selebihnya akibat sebab yang lain.

Demikian disampaikan Kasi Pembinaan Damkar Banjarmasin, Misra yang ditemui, Kamis (29/8/2019) siang.

Menurutnya, di bulan Agustus 2019 ini, berkaitan dengan musim kemarau, sampai Kamis (29/8) telah terjadi 10 kali kebakaran di beberapa tempat.

"Agar masyarakat aman dalam penggunaan listrik di rumah, PLN setidaknya dapat memberikan sosialisasi penggunaan alat-alat listrik, atau cara yang aman dan tidak mudah terbakar dalam pemasangan instalasi di rumah,"terangnya.

Baca: Kebakaran di Sungai Tabuk, Dua Rumah Warga Ludes, Polisi Masih Selidiki Penyebab Munculnya Api

Baca: Warga Desa Antasari, Kabupaten Tapin, Geger Api Kebakaran Lahan Dekati Penggilingan Padi

Baca: Terjadi Tujuh Kali Kebakaran Selama Agustus di Banjarmasin, BPBD Imbau Warga Berhati-hati

Menanggapi keterangan di atas, Manager Bagian Konstruksi, PLN (Persero) UP3 Banjarmasin, Masiam mengatakan, memang kalau masalah listrik, PLN selalu dijadikan kambing hitam apabila terjadi kebakaran.

Walaupun kejadian itu sebenarnya belum tentu berasal dari listrik. Tetapi dari sisi PLNnya sendiri, menyalurkan listrik ke pelanggan sudah dilengkapi dengan standar pengamanan sendiri.

Standar pengamanan itu sampai ke MCB, sehingga apabila terjadi arus pendek atau korsleting, maka tombol MCBnya akan mati (tombol tengah di MCB bergeser ke of), sehingga tidak terjadi kebakaran.

"Selama ini terjadinya kebakaran, karena kabel atau komponen listrik yang dipasang tidak standar. Bisa juga diduga ada penyalahgunaan. Namun kita tidak sampai mengarah ke sana,"terang Manager Bagian Konstruksi, didampinggi Manager Administrasi dan Keuangan SDM serta Humas, Teguh Wasianto.

Ditambahkannya, pada prinsipnya bahwa PLN mengalirkan listrik kepada pelanggan sudah sesuai dengan standar keamanan. (banjarmasipost.co.id/jumadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved