Berita Jakarta

AHY Bopong dan Sambut Jenazah Sang Nenek di Liang Lihat TPU Tanah Kusir, SBY Menahan Tangis

SBY mengenang ibunda sebagai sosok religius, bersahaja, keras dalam prinsip, kuat menjalani cobaan, tantangan kehidupan serta kuat dalam tirakat.

AHY Bopong dan Sambut Jenazah Sang Nenek di Liang Lihat TPU Tanah Kusir, SBY Menahan Tangis
Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Agus Harimurti Yudhoyono mendampingi sang ayah Susilo Bambang Yudhoyono dalam pemakaman almarhumah Siti Habibah, ibunda SBY di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (31/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Suasana haru mewarnai pemakaman Siti Habibah, ibunda mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Tanah Kusir di Jakarta Selatan, Sabtu (31/8/2019).

SBY dan AHY beserta istrinya, Annisa Pohan yang mengenakan pakaian serba putih mengikuti dari belakang peti jenazah almarhumah menuju ke liang lahat di Blok AA I di Unit Islam TPU Tanah Kusir.

Saat tiba di di liang lahat jenazah langsung dibopong sejumlah pihak keluarga menuju ke tempat peristirahatan terakhir.

Tampak AHY juga ikut masuk ke dalam liang lahat untuk menerima jenazah dari atas.

Baca: Tanpa Mulan Jameela & Olla Ramlan, Daftar 13 Artis Terpilih Jadi Anggota DPR 2019 - 2020 Ada Si Doel

Baca: Sedih Mendalam, SBY Menahan Tangis Saat Nama Ani Yudhoyono Disebut-sebut di Pemakaman Ibunda

Setelah liang lahat ditutup dengan tanah oleh sejumlah petugas TPU Tanah Kusir, SBY pun meletakkan bunga di pusara almarhumah Siti Habibah.

Tampak hadir sejumlah tokoh dalam pemakaman tersebut antara lain Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin dan politikus Demokrat seperti Andi Mallarangeng serta besan SBY, Hatta Rajasa.

Manahan Tangis

SBY mengenang kembali sang ibunda Siti Habibah sesaat setelah almarhumah dimakamkan.

“Ibunda lahir di Pondok Pesantren Tremas, Pacitan, 87 tahun lalu di mana saya juga dilahirkan. Setelah 38 tahun tinggal di sana beliau hijrah ke Blitar dan tinggal di sana selama 38 tahun. Dan sejak tahun 2007 atau 12 tahun almarhumah tinggal di Cikeas, Bogor sampai akhir hayatnya,” ujar SBY saat memberikan sambutan.

Sebagai anak satu-satunya, SBY mengenang ibunda sebagai sosok religius, bersahaja, keras dalam prinsip, kuat menjalani cobaan, tantangan kehidupan serta kuat dalam tirakat dan ikhtiar.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved