Kriminalitas HSI

Angkut BBM Tanpa Izin 4 Orang Jadi Tersangka, Polisi HST Buru Pengepul Minyak

Kedapatan membawa bahan bakar minyak (BBM) jenis premium tanpa izin empat orang pria diamankan oleh Satuan Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah.

Angkut BBM Tanpa Izin 4 Orang Jadi Tersangka, Polisi HST Buru Pengepul Minyak
Humas Polres HST
4 Tersangka angkut BBM Ilegal 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kedapatan membawa bahan bakar minyak (BBM) jenis premium tanpa izin empat orang pria diamankan oleh Satuan Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah.

Empat orang ini kedapatan saat membawa BBM di Desa Kasarangan Kacamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Selasa (27/8/2019) lalu.

Empat orang ini yakni Alan asal Desa Telaga Mas Kecamatan Danau Panggang Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kemudian Hadi warga Desa Pemangkih Seberang Kecamatan Labuan Amas Utara. Lalu Jami warga Jala Brigjend H Hasan Baseri Desa Banyu Tajun Hulu Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara. Serta Pajeri Warga Desa Nelayan Kecamatan Sungai Tabukan Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Keempatnya didakwa dengan Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Pasal 53 huruf b dan d.

Baca: BERLANGSUNG Live Streaming Mola TV Southampton vs Manchester United Liga Inggris, Tak Live TVRI

Baca: Sudah Jalani 40 Hari Masa Tahanan, Benarkah Galih Ginanjar Bebas? Ini Penjelasan Pengacara

Baca: Barito Putera U-18 vs Bhayangkara FC EPA 2019: Gol Cepat Salmani Bikin Barito Lolos Delapan Besar

Penangkapan berawal dari patroli rutin yang dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Hulu Sungai Tengah di kawasan tersebut.

Satuan Reserse Kriminal Polres Hulu Sungai Tengah, Iptu Sandi, membeberkan jika pihaknya melakukan patroli rutin untuk mengawasi peredaran BBM di Hulu Sungai Tengah.

Mendapati empat tersangka yang membawa premium tanpa izin pihaknya langsung mengamankan tersangka dan barang bukti.

Ia mengatakan jika razia seperti ini bakal rutin dilakukan agar penimbunan BBM jenis premium dapat dikurangi.

"Sebenarnya kalau beli premium berapa pun tak masalah. Yang kami masalahkan mereka membawa lebih dari kapasitas tangki dan menggunakan jirgen tanpa izin," katanya.

Menurutnya, tersangka diancam dengan hukuman di atas lima tahun penjara.

Halaman
12
Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved