Berita HSS

Demi Akses Pemasaran, Pemkab HSS Gelar Temu Usaha Pelaku Pertanian

Selain meningkatkan investasi, akses pemasaran dinilai meningkatkan daya saing pemasaran hasil ikan air tawar tersebut.

Demi Akses Pemasaran, Pemkab HSS Gelar Temu Usaha Pelaku Pertanian
DINAS KOMINFO HSS
Temu pelaku usaha pemasaran hasil perikanan dengan Wakil Bupati HSS dan jajaran DInas Perikanan, beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Akses pengembangan pemasaran perikanan mendapatkan perhatian serius Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, khususnya ikan tangkap dan ikan budidaya.

Selain meningkatkan investasi, akses pemasaran dinilai meningkatkan daya saing pemasaran hasil ikan air tawar tersebut.

Untuk itu, Pemkab HSS mengundang sejumlah pelaku usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, dalam rangka kemitraan dan menyamakan persepsi dengan tujuan menjaga harga yang stabil dan terjangkau masyarakat.

Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad pada pertemuan tersebut menyatakan, pertemuan tersebut juga penting, saling mendukung program kawasan bebas destructive fishing (penangkapan ikan dengan cara merusak).

“Jadi hasil perikanan tangkap dan budi daya yang dipasarkan bukan dari hasil melanggar aturan,” katanya kepada sejumlah pedagang ikan dan pemilik usaha kecil pengolahan ikan beberapa waktu lalu. 

Baca: NEWSVIDEO : Keteguhan Pamuda Jalan Kaki 35 Km Tunaikan Nazar Bertemu Bupati Kotabaru

Baca: Permintaan Maaf Menantu Ani Yudhoyono Saat Ibunda SBY Meninggal Dunia, Aliya Rajasa Ungkap Ini

Baca: Kebiasaan Baru Cut Meyriska Setelah Nikahi Roger Danuarta Dibocorkan, Akui Belum Sempat Lakukan Ini

Baca: Kata Kurang Ajar Ditulis Mantan Salmafina Sunan, Taqy Malik, Imbas Perbuatan Alvin Faiz Cs

Salah satu peserta temu pelaku pemasaran dan pengolahan ikan, Jum'ah yang memiliki usaha membuat kerupuk ikan dari Daha Utara menyatakan banyak pelatihan yang dilaksanakan Dinas Perikanan HSS yang dia ikuti.

“Alhamdulillah saya bisa meningkatkan mutu dan penjualan produksi kerupuk ikan,” katanya.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perikanan tersebut juga membahas soal prospek pemasaran ikan lokal yang kian terbuka, seiring meningkatnya kebutuhan ikan, terutama jenis haruan (gabus) dan papuyu yang digemari masyarakat.

Sebelumnya, juga meresmikan Kawasan bebas destructive fishing dan menyerahkan bantuan alat tangkap kepada kelompok eks penyetrum di Kantor Kepala Desa Pihanin Raya, kecamatan Daha Selatan

Diharapkan, bantuan alat tangkap tradisional tersebut memberi penyadaran pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, utamanya wilayah perairan. Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan asuransi kepada sejumlah nelayan.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

 

Penulis: Hanani
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved