Selebrita

Film Gundala Putra Petir Ramai Diserbu Penonton, Ini Hasil Riset Kenapa Manusia Suka Superhero

Film layar lebar tanah air kembali ramai dengan hadirnya film superhero "Gundala Petir" yang tayang perdana Kamis, 29 Agustus 2019

Film Gundala Putra Petir Ramai Diserbu Penonton, Ini Hasil Riset Kenapa Manusia Suka Superhero
Screenplay Films
Sosok jagoan asli Indonesia, Gundala Putra Petir. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Film superhero versi Indonesia ternyata juga mendapat sambutan luar biasa dari publik pencinta film tanah air seperti halnya film-film superhero yang telah tayang selama ini.

Buktinya, animo masyarakat untuk menonton Film Gundala Putra Petir yang serentak tayang pada Kamis 29 Agustus 2019 begitu tinggi.

Masyarakat berbondong-bondong antri untuk menyaksikan  Film garapan Joko Anwar tersebut.

Film yang diambil dari salah satu komik berjudul "Gundala Putra Petir" karya Harya "Hasmi" Suraminta itu disukai banyak orang.

Sebelum Gundala, ada banyak film-film superhero yang juga laris.

Baca: Sukses dari Cleaning Servis Jadi Pelawak Sukses, Begini Perasaan Dede Sunandar Bergaul Selebritis

Baca: Iga Bakar Saus Telur Asin, Kreasi Masakan Baru Dafam Hotel Banjarbaru Menggoyang Lidah

Baca: Kebiasaan Baru Cut Meyriska Setelah Nikahi Roger Danuarta Dibocorkan, Akui Belum Sempat Lakukan Ini

Baca: Setiap Bulan PLN Banjarmasin Kehilangan Daya 1,3 Juta Kwh, Rugi Rp 1,1 Miliar Tiap Bulan

Avengers:Endgame, sekuel terakhir dari kisah superhero Marvel ini menjadi film pertama yang berhasil meraup pendapatan lebih dari 1 miliar dollar AS. Salah satu pendapatan film terbesar sepanjang sejarah.

Fenomena larisnya film-film superhero di industri hiburan ini menunjukan tingginya minat masyarakat terhadap tokoh-tokoh yang selalu menjadi pahlawan.

Lalu, apa kata ahli mengenai hal ini?

Menurut penelitian dari Kyoto University, Jepang yang dilansir dari Kompas, manusia menyukai tokoh pahlawan sejak dalam tahap awal masa perkembangan, bahkan sebelum bisa berbicara.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Human Behavior itu dilakukan dengan memperlihatkan animasi pendek tentang seseorang yang dikerjar-kejar oleh tokoh jahat. Lalu, muncul sosok yang menyelamatkan tokoh tersebut.

Halaman
1234
Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved