Bisnis Techno

Media Sosial Milio Meluncur di Indonesia, Dijanjikan Ada Foto, Video, Audio Bahkan Dokumen

Platform media sosial Milio ingin memberi kesempatan bagi pembuat konten (content creator) untuk mendapat uang dari kekayaan intelektual (IP)

Media Sosial Milio Meluncur di Indonesia, Dijanjikan Ada Foto, Video, Audio Bahkan Dokumen
HandOut/Ist
Country Director RightsLedger Indonesia Rio K Liauw menjelaskan soal Milio dan teknologi blockchain kepada media di Albatros Sports Bar, The MAJ Senayan, Jakarta, Jumat (30/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Platform media sosial Milio ingin memberi kesempatan bagi pembuat konten (content creator) untuk mendapat uang dari kekayaan intelektual (IP) sambil menjaga mereka tetap aman dari pembajakan online.

Milio dimiliki oleh RightsLedger, perusahaan teknologi yang telah bekerja sama dengan studio Hollywood seperti Disney, MGM, Paramount Pictures, dan Sony.

Faktanya, perlindungan hak cipta di Indonesia masih belum maksimal. International Property Rights Index (IPRI) 2018 menempatkan Indonesia di posisi 11 dari 19 negara di Asia dan Oceania dan posisi 64 dari 125 negara secara global.

Country Director RightsLedger Indonesia Rio K Liauw mengatakan, dengan pengguna internet yang mencapai 130 juta dan tingginya online piracy, content creator, dan perusahaan memiliki potensi kehilangan pendapatan sangat besar dari konten yang mereka produksi.

Baca: Klasemen MotoGP 2019 & Jadwal MotoGP Italia 2019 Live Trans 7, Pebalap Mulai Jajal Sirkuit Misano

Baca: Sambut Malam 1 Muharam, Inilah 6 Jenis Kuliner yang Disajikan dan Maknanya Bagi Orang Jawa

Baca: Aset Capai Rp 12,5 Triliun, Adam Jadi Mafia Narkoba Terkaya di Indonesia Kalahkan Freddy Budiman

Sebab media sosial dan online piracy saling terhubung.

”Ini sangat merugikan konten kreator,” ujarnya.

Dengan Milio, RightsLedger mengambil pendekatan berbeda dari platform media sosial tradisional yang sudah ada.

”Media sosial pada umumnya mengambil hak cipta dari pencipta untuk di monetisasi tanpa menanggung beban keuangan mereka untuk memproduksi konten berharga,” ungkapnya.

RightsLedger menerapkan blockchain pada konten digital yang diunggah di platform mereka. Teknologi blockchain digunakan untuk melakukan otentifikasi kepemilikan konten.

Mereka beroperasi lewat tiga platform berbeda. Yakni Milio, MilStage, dan MilDeals. Milio merupakan platform media sosial bagi pengguna untuk mempromosikan konten mereka.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved