Berita Tanahlaut

Minimalisir Kesalahan Data,Disdukcapil Tanahlaut Minta Warga Melakukan ini Sendiri

Beberapa waktu lalu, Bupati Tanahlaut, Sukamta mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada camat, kepala desa dan seluruh masyarakat Tanahlaut.

Minimalisir Kesalahan Data,Disdukcapil Tanahlaut Minta Warga Melakukan ini Sendiri
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Warga Tanahlaut terlihat mengurus dokumen kependudukan di Kantor Disdukcapil Tanahlaut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Beberapa waktu lalu, Bupati Tanahlaut, Sukamta mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada camat, kepala desa dan seluruh masyarakat Tanahlaut.

Surat edaran tersebut tentang pengurusan dokumen kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tanahlaut.

Satu isinya yakni mengenai kepengurusan sendiri untuk dokumen kependudukan, terkecuali untuk lansia, sakit atau penyandang disabilitas yang boleh dibantu kepala desa atau perangkat desa setempat.

Kepengurusan dokumen itu pun musti membawa surat pengantar atau surat tugas dari desa.

Serta tidak melakukan pungutan.

Baca: Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Sambut Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1441 Hijriyah

Baca: Jadwal Puasa Muharram, Puasa Tasua dan Asyura Jelang Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H

Baca: Tak Kunjung Pulang Merry Asisten Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Tepis Isu Kembali?

Baca: Hadiah Fantastis Ruben Onsu untuk Sarwendah, Ibu Thalia dan Thania Sampai Tak Percaya

Baca: Siti Badriah Goda Ayu Ting Ting dan Shaheer Sheikh Pasca Video Ijab Kabul Teman Ivan Gunawan Viral

Mengenai surat edaran itu, Kepala Disdukcapil Tanahlaut, Noorhayati menerangkan, selama ini ada saja ditemukan orang yang menitip untuk mengurus dokumen kependudukan.

Padahal hal tersebut menjadikan adanya kesalahan data.

Belajar dari sejumlah pelaksanaan pembuatan dokumen yang tak jarang bermasalah data tersebut, lantas, mengurus sendiri dianggap lebih baik dan bisa mendapatkan data akurat.

Terlebih kesalahan penulisan nama saja untuk KTP, Kartu Keluarga,

Akta Kelahiran dan sejenisnya dianggap membuat data tidak akurat.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved