VIdeo

NEWSVIDEO : Keteguhan Pamuda Jalan Kaki 35 Km Tunaikan Nazar Bertemu Bupati Kotabaru

Pejalan kaki itu diketahui bernama Pamuda (46) warga Jalan Pantai Baru RT 9 Desa Pantai Baru Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru.

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Air keringat terus menetes dari tubuh seorang pria yang berjalan kaki di tengah teriknya matahari, Kamis (29/8/19).

Dari sebuah kampung di wilayah Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru, memakai sepatu, celana dan baju kaus oblong lengan pendek warna hitam serta topi yang menempel di kepalanya.

Selembar kain yang dililit ditangan kanannya untuk mengusap keringat selama berpuluh-puluh kali.

Tanpa henti, dia terus berjalan menuju jalan aspal yang merupakan Jalan Nasional menuju Kantor Bupati Kotabaru.

Jalan Tanjung Serdang - Kotabaru yang penuh dengan tanjakan dan turunan itu perlu kekuatan ekstra.

Baca: Permintaan Maaf Menantu Ani Yudhoyono Saat Ibunda SBY Meninggal Dunia, Aliya Rajasa Ungkap Ini

Baca: Kebiasaan Baru Cut Meyriska Setelah Nikahi Roger Danuarta Dibocorkan, Akui Belum Sempat Lakukan Ini

Baca: Cuma Tari Kajar dan Bangsai Boleh Ditampilkan, AMAN HST: Aruh Adat Hanya Dilaksanakan di Balai

Baca: Lebih 100 Karyawan PT SIS Diduga Keracunan, Manajemen PT Sapta Indra Sejati Siap Bantu Investigasi

Tak jarang, dirinya harus berlari bila berada di tanjakan yang panjang. Tak mau berhenti, langkah kakinya terus berjalan demi menuntaskan Nazar yang baru bisa dilaksanakannya saat ini.

Pejalan kaki itu diketahui bernama Pamuda (46) warga Jalan Pantai Baru RT 9 Desa Pantai Baru Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru. Dia berangkat dari rumahnya dari pukul 06.45 wita dan tiba di Kantor Bupati Kotabaru pada pukul 09.54 wita.

Selama tiga tahun, nazarnya itu baru tepenuhi untuk melaksanakannya. Sebab, adanya kesibukan dan faktor kesehatan, pria ini akhirnya baru bisa melaksanakan nazarnya dan bertemu langsung Bupati Kotabaru.

Sepanjang 35 KM, dia jalan kaki tanpa henti. Alasan tak mau berhenti adalah takut tak bisa melanjutkan. Sehingga, dirinya terus melanjutkan walaupun sempat ditawari tim kesehatan untuk berhenti bahkan tanpa minum air.

Dia menolak berhenti karena kawatir, bila beristirahat sejenak bisa jadi, tak bisa dilanjutkan lagi. Kekawatiran itu lah yang membuatnya terus melangkahkan kakinya dengan penuh keyakinan. Hingga akhirnya bisa sampai.

Setibanya di Kantor Bupati, Pamuda langsung disambut Bupati Kotabaru H Sayed Jafar beserta Ketua TP PKK Kotabaru, Hj Fatma Idiana Sayed Jafar. Pamuda langsung memeluk orang nomor satu di Bumi Saijaan ini.

Bahkan langsung cium pipi kanan dan kiri dan bersalaman dengan istri Bupati. Pamuda langsung diajak duduk di loby Kantor Bupati serta dan mengobrol dan minum air dan kue. Bupati Kotabaru H Sayed Jafar memberikan apresiasi dan bangga karena ada warganya yang nekat jalan kaki demi bertemu dirinya menuntaskan nazar. Bahkan saat bertemu bupati, dia langsung menelpon istrinya dihadapan Bupati.

Menurut Pamuda saat ditemui itu mengatakan merasa lega, karena akhirnya nazarnya itu bisa dilaksanakan. Selama beberapa tahun telah lewat namun baru bisa dilaksanakannya. Istrinya juga mendukung karena sudah bernazar, dan hanya berpesan berhati-hati serta menghubunginya setelah sampai dilokasi tujuan.

"Saya sangat bersyukur karena akhirnya bisa menuntaskan nazar saya disini. Sebenarnya sudah lama tapi banyak kendala dan akhirnya baru bisa menjalankan nazar saya. Tidak ada persiapan khusus dan cuma memakai sepatu yang lama saja, " kata Pamuda yang bekerja sebagai petani tambak.

Dirinya mengaku senang dengan Bupati Kotabaru, saat pencalonannya dulu sehingga berharap bisa memimpin lagi. Dia juga berharap bisa memperhatikan warga didesanya dan pembangunannya karena sebelumnya dia mendukung Bupati agar desa bisa lebih maju lagi.

"Karena sudah bertemu dengan pak Bupati, ya harapan saya, pak Bupati perhatikan warga didesa kami dan pembangunan infrastrukturnya dibantu, " katanya.

Sementara Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, mengatakan dia baru mengetahui ada nazar warganya. Bahkan pendukungnya saat maju di Pilkada 2014 lalu. Mengetahui tersebut, dia menyambut baik dan harus menerimanya.

"Saya baru tahu kemarin. Ini nazar, harus kita bantu menunaikannya. Baru sampai ke saya, jadi saya langsung terima, kalau dari dulu ada informasi seperti itu, saya akan langsung terima tapi tidak ada yang menyampaikan ke saya. Dan saya sangat berterimakasih sekali dengan bapak ini, " katanya.

Dia memberikan apresiasi kepada Pamuda yang telah melaksanakan nazarnya jalan kaki dan bertemu dengan dirinya. Dia sangat berterimakasih dan akan selalu diingatnya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved