Berita HST

Hendak Mengantar Kondangan, Bus Justru Alami Korsleting dan Terbakar di Walangsi-Kapar, HST

Meski terbakar, api tak melahap seluruh badan bus. Yang terbakar hanya bagian tutup mesinnya saja. Sedangkan mesin berserta body bus tak hangus.

Hendak Mengantar Kondangan, Bus Justru Alami Korsleting dan Terbakar di Walangsi-Kapar, HST
banjarmasin post group/ eka pertiwi
Bus milik Yayasan Al Muhajirin, Pemangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang terbakar bagian mesinya saat mengantar kondangan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Bus putih dengan nomor polisi DA 9239 HG, mendadak jadi pusat perhatian di Jalan Walangsi-Kapar tepatnya di perempatan Jalan Sarigading, Minggu (1/9/2019). Pasalnya, bus ini mendadak mengeluarkan kepulan asap dan terbakar.

Padahal, rencananya bus ini bakal membawa santri yang hendak kondangan.

Meski terbakar, api tak melahap seluruh badan bus. Yang terbakar hanya bagian tutup mesinnya saja. Sedangkan mesin berserta body bus tak hangus.

Bus ini milik Yayasan Al Muhajirin, Pemangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Ketua Yayasan Al Muhajirin, H Barmawi, mengakui jika itu adalah bus milik yayasannya. Dibeberkannya, bus ini diperuntukan untuk antar jemput siswa SD.

Baca: Cegah Karhutla Paman Birin, Jadi Penyiar Dadakan di Acara Kalsel Expo 2019

Baca: Memasuki Usia Kehamilan 14 Pekan Mama Lita Master Chef Ngidam Bakso, Akan Bangun Rumah Makan

Baca: Warga Kalteng Mengutuk Ayah yang Pembunuh Anak Kandungnya, Pelaku Diancam Hukuman Berlapis

Namun, jika sedang kosong bus ini juga bisa membawa santri yang hendak ziarah atau bepergian seperti ke kondangan.

"Bus itu kami beli bekas dari pertambangan yang ada di Kalimantan Selatan. Tapi busnya masih bagus. Usianya juga baru lima tahun," bebernya.

Ia bersyukur tak ada korban dalam insiden tersebut. "Sekarang bus sudah dibawa ke bengkel untuk diperbaiki," jelasnnya.

Kasar Lantas Polres HST, AKP Supriyanto, membeberkan jika bus terbakar diduga karena tutup mesin dari busa terjatuh di bagian mesin. Sehingga timbul percikan api.

"Pemadaman dilakukan oleh BPK agar api tidak membesar. Sekarang bus berada di bengkel di Desa Durian Gantang," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved