Berita Regional

Pasca Menyantap Hidangan Aqiqah, 47 Warga Sukoharjo Keracunan Massal, Diduga Sayur Ini Penyebabnya

Keracunan massal di Desa Krajan Sukoharjo diduga dipicu oleh hidangan sayur gudangan dan pelas kedelai yang disajikan di acara itu.

Pasca Menyantap Hidangan Aqiqah, 47 Warga Sukoharjo Keracunan Massal, Diduga Sayur Ini Penyebabnya
Istimewa
ILustrasi-Polres Tabalong Kalsel terus melakukan pengumpulan data untuk kasus dugaan keracunan massal yang dialami oleh PT SIS Tabalong 

Dia mengaku, pihaknya telah mengambil sempel makanan dari nasi kotak tersebut, yang nantinya akan diuji di laboratorium milik Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo.

Pihak Puskesmas beraksi cepat dengan membuka posko pengobatan di rumah Kepada Desa (Kades) Weru.

"Ada 42 warga yang diobati, dan lima warga lainnya berobat ke rumah sakit, meski demikian tidak ada warga yang diopname," jelasnya.

Baca: HasiL Liga Inggris Chelsea Vs Sheffield, Kemenangan The Blues Buyar Gara-gara Gol Bunuh diri

Baca: Cuma Rp 5.5 Juta Sudah Bisa Bawa Pulang Diecast Suzuky Jimny di Otobursa Tumplek Blek 2019

Warga yang mengalami keracunan diberikan obat dan dipersilahkan untuk beristirahat di rumah.

"Saat ini, kondisi kesehatan warga berangsur-angsur membaik," pungkasnya.

Polisi Bawa Sampel

Polres Tabalong terus melakukan pengumpulan data untuk kasus dugaan keracunan massal yang dialami oleh PT SIS di Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan.

Diketahui setidaknya ada 119 karyawan PT SIS yang mendapatkan perawatan medis di tiga rumah sakit yaitu RS Pertamina, RSUD Badaruddin Kasim dan RSUD Balangan pada Jumat (30/08/2019) malam.

Saat ini seluruh karyawan telah bisa dipulangkan karena kondisi yang telah membaik, diketahui pada karyawan mulai merasa pusing dan mual setelah mengonsumsi nasi kotak yang disediakan oleh pihak catering perusahaan. Menu yang disajikan adalah ayam kuah, sambel goreng hati, capcai dan nasi putih.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono mengatakan pihaknya terus bekerjasama dengan pihak Dinas Kesehatan dan pihak perusahaan untuk melanjutkan investigasi.

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved