Berita Banjarmasin

Tekan Pengeluaran PJU, Pemko Banjarmasin Ganti Ribuan Lampu Boros Energi dengan LED

Ribuan eks atau bekas lampu penerangan jalan umum (PJU) boros energi yakni sebesar 250 watt per lampu dilepas dan disimpan di gudang PUPR

Tekan Pengeluaran PJU, Pemko Banjarmasin Ganti Ribuan Lampu Boros Energi dengan LED
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Lampu penerangan jalan umum (PJU) boros energi yakni sebesar 250 watt per lampu dilepas dan disimpan di gudang Dinas Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin di kawasan Sultan Adam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ribuan eks atau bekas lampu penerangan jalan umum (PJU) boros energi yakni sebesar 250 watt per lampu dilepas dan disimpan di gudang Dinas Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin di kawasan Sultan Adam.

“Iya ribuan eks lampu PJU boros energi yang kita lepas tersebut, kita simpan di gudang PUPR Kota Banjarmasin di kawasan Sultan Adam,” kata Kabid Jalan dan PJU Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Candra, Minggu (1/9/19).

Menurut Candra, pihaknya ingin membuat minimal tagihan penerangan jalan umum (PJU) Kota Banjarmasin yang mencapai Rp1,7 miliar per bulan.

Bagian PJU Dinas PUPRpun melakukan penghematan pembayaran PJU dengan cara mengganti lampu lama dengan lampu hemat energi atau LED.

Baca: Patungan Bangun Restoran Terapung, Koperasi di Banjarbaru Buka Rekrutmen Karyawan untuk Umum

Baca: Pesawat Haji Alami Gangguan Teknis, Keloter 8 Jemaah Haji Kalteng Tertahan di Kualanamu

Baca: Selain Ngamen di Siring, Grup Musik Panting Ini Juga Sering Terima Job Ngisi Acara

Baca: Perbaikan Selesai, Arus Lalulintas di Jembatan Barito Dibuka Normal

“Secara bertahap 15.000 titik PJU mulai 2018 kita ganti dengan lampu hemat energi atau LED. Ini penggantian PJU lama dengan PJU hemat energi masih terus berlangsung,” katanya.

Menurut Candra, saat ini satu PJU konvensional berdaya 250 watt per lampu akan diganti secara bertahap secara menyeluruh menjadi lampu hemat energi 125 watt jenis LED.

Diharapkan dengan adanya penggantian 15.000 titik PJU secara bertahap, maka akan terjadi penurunan pembayaran PJU yang semula Rp 1,7 miliar per bulan menjadi berkurang sampai 40 persen.

Ditambahkannya, pada 2018 lalu Dinas PUPR Kota Banjarmasin sudah mengganti 5.000 titik PJU dari lampu konvensional menjadi lampu hemat energi.

Diharapkan pada 2019 ini, 10.000 titik lampu jenis konvensional atau boros energi akan diganti PJU hemat energi.

“Untuk pengadaan 15.000 titik PJU menyedot APBD Kota Banjarmasin sebesar Rp9 miliar,” katanya.

Dipaparkannya, Dinas PUPR secara bertahap juga mengedukasi masyarakat agar ke depannya warga yang masih mencontol penerangan listrik bisa melalui jalur meterisasi resmi dari Pemko Banjarmasin.

“PJU lampu energi dipasang pada tatap awal di Jalan A Yani, Jalan Lambung Mangkurat dan jalan utama lainnya. Dana Rp9 miliar itu sudah kita anggarkan sejak 2018 silam dan masuk dana silva,” katanya.

Baca: Jalan Layang Pangkalanbun - Kotawaringin Lama Dioperasionalkan Desember, Sudah Segini Pembangunanya

Baca: Pasca Menyantap Hidangan Aqiqah, 47 Warga Sukoharjo Keracunan Massal, Diduga Sayur Ini Penyebabnya

Baca: Bawa Kayu Tanpa Dokumen, Warga Lampihong Kalsel Ini Diamankan Polisi Barsel

Menurutnya, pembayaran PJU Rp1,7 miliar per bulan dari PJU P-31 sistem meterisasi dan P-33 non meterisasi diharapkan ke depannya masih bisa ditekan lewat penggantian PJU konvesional dengan PJU lampu hemat energi.

“Lampu LED lebih terang dan lebih tajam serta diharapkan bisa menekan jumlah pembayaran PJU selama ini. Dinas PUPR Kota Banjarmasin menargetkan per satu bulan bisa memgganti 250 buah PJU konvensional menjadi lampu jalan hemat energi.,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved