B Focus Urban Life

Diduga Menyumbang Andil Besar Terhadap Polusi, Mobil Buatan 1989 Masih Berseliweran

Uji emisi kendaraan roda empat yang dilakukan Pemko Banjarmasin selama tiga hari menghasilkan sejumlah rekomendasi yang memerlukan perhatian

Diduga Menyumbang Andil Besar Terhadap Polusi, Mobil Buatan 1989 Masih Berseliweran
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (2/9/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Uji emisi kendaraan roda empat yang dilakukan Pemko Banjarmasin selama tiga hari menghasilkan sejumlah rekomendasi yang memerlukan perhatian dan kepedulian berbagai pihak.

Apalagi, uji emisi kali ini cukup banyak mobil yang tak lulus.

Termasuk masih banyak ditemui mobil buatan 1989 dan kurang perawatan masih berseliweran di jalan raya yang diduga menyumbang andil besar terhadap polusi.

Uji emisi yang dilaksanakan mulai 26 hingga 28 Agustus di tiga lokasi, Jalan A Yani Km6, Jalan Hasan Basry Kayutangi dan Jalan Anang Adenasi Lapangan Kamboja Banjarmasin, telah menguji 1.569 kendaraan roda empat.

Dari jumlah tersebut, yang lulus uji emisi sebanyak 1.422 kendaraan dan yang belum lulus sebanyak 147.

Baca: Kecemburuan Sahila Hisyam pada Mantan Vicky Prasetyo, Iva Lola, Co-host Raffi Ahmad Sampai Menangis

Baca: KASUS VIRAL, Fakta Video Mesum Banjarmasin, Pihak Kampus Tegaskan Ini dan Pemeran Adalah Selebgram

Baca: Kehancuran Rumah Tangga Ruben Onsu dan Sarwendah Jadi Target Peneror, Ayah Betrand Peto Bereaksi

Baca: 2 Minggu Nikahi Roger Danuarta, Kehamilan Cut Meyriska Jadi Perbincangan, Alat Ini Penyebabnya

Uji emisi yang dilaksanakan di Jalan Anang Adenasi, sebanyak 45 mobil dinyatakan tak lulus uji emisi.

“Tahun ini lebih banyak mobil yang kita lakukan uji emisi, tapi mobil yang tidak lulus uji emisi juga semakin banyak,” kata Sekretaris Dinas lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Jauhar, Minggu (1/9).

Dengan hasil uji emisi tersebut, lanjut Jauhar, Dinas lingkungan Hidup Kota Banjarmasin akan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan untuk melakukan penanganan kendaraan yang tidak lulus uji emisi itu.

“Kan di Banjamasin banyak kendaraan. Jangan sampai emisi karbon yang keluar dari kendaraan itu berandil besar mencemari lingkungan,” terangnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved