Berita Batola

Dinas Pariwisata Batola Kembangkan Susur Sungai Barito Sambil Lihat Stockpile Batu Bara dan Keramba

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disporabudpar) Kabupaten Batola terus mengembangkan wisata susur sungai Barito.

Dinas Pariwisata Batola Kembangkan Susur Sungai Barito Sambil Lihat Stockpile Batu Bara dan Keramba
HO/Akbar warga Marabahan
Sejumlah pemuda Marabahan, Kabupaten Batola, mencoba wisata susur Sungai Barito. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disporabudpar) Kabupaten Batola terus mengembangkan wisata susur sungai. Salah satu wisata susur sungai andalan yakni susur Sungai Barito.

Kepala Disporabudpar Batola, Gusti Ruspandi, Senin (2/9/19), mengakui saat ini belum tersedia transportasi khusus wisatawan. Namun untuk jumlah pengunjung hingga 20 orang, wisatawan bisa memilih kelotok feri pengangkut sepeda motor di Barabahan.

“Di Marabahan juga tersedia kelotok yang berukuran lebih kecil untuk wisatawan tidak lebih dari 10 orang. Kelotok-kelotok tersebut dapat dengan mudah ditemui di Pelabuhan Pasar Marabahan,” tegas Ruspadi.

Baca: Ratusan Mahasiswa UMB Ikuti Perkuliahan Tamu dari Negeri Jiran Malasyia, Bawa Misi Ini ke Kalsel

Menurut Ruspadi, untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, Disporabudpar Batola berencana membuat satu kapal khusus wisata susur sungai. Direncanakan kapal tersebut sudah beroperasi mulai Oktober 2019.

“Sekarang kapal kapal khusus wisata sedang dikerjakan di Berangas Kecamatan Alalak Batola,” jelas Rupadi.

Menurutnya, jika tak ada aral kapal-kapal wisata akan diberi nama Batola Setara. Nah kapal Batola Setara tersebut menyediakan sejumlah fasilitas di kapal tersebut seperti cafe sederhana, lengkap dengan meja kecil.

“Bahkan semarak perjalanan, kami mengupayakan karaoke mini untuk wisatawan,” tegas Ruspandi.

Dijelaskan Ruspadi, tarif kapal wisata Batola Setara ini murah banget, yakni Rp5 ribu per orang dengana rute start dari Dermaga Bupati, kemudian menuju Titian Pelangi di Keluarahan Ulu Benteng.

Baca: Sempat Mangkrak, Pembangunan Jembatan Penyebrangan Batulicin Kotabaru Mulai Jelas

“Selanjutnya putar balik menuju Jembatan Rumpiang. Sebelumnya wisatawan dibawa menyinggahi sentra pembuatan kerupuk ikan pipih dan kerupuk nasi di Desa Murung Raya,” katanya.

Dijelaskan Rupandi, dalam perjalanan menuju Rumpiang, wisatawan dari atas kelotok wisat bisa menyaksikan Mesjid Agung Al Anwar dari sungai, stockpile batu bara PT Talenta Bumi, serta keramba apung. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved