Berita Tabalong

Polsek Muara Uya Kawal Pawai 1 Muharram

Polsek Muara Uya mengamankan jalannya Pawai 1 Muharram yang berlangsung di Kecamatan Muara Uya

Polsek Muara Uya Kawal Pawai 1 Muharram
istimewa
Polsek Muara Uya dukung kegiatan keagamaan. Kawal Pawai 1 Muharram 

 BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG –  Polsek Muara Uya terus berupaya untuk mengamankan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan wilayah Kecamatan Muaara Uya, termasuk dalam kegiatan keagamaan.

Salahsatunya adalah dengan melakukan pengamanan pada kegiatan karnaval dalam menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah.

 Kegiatan yag diikuti oleh pelajar dan masyarakat umum itu mendapat pengawalan dari Polsek Muara Uya agar berjalan dengan lancar.

Kapolsek Muara Uya Iptu Supriyadi mengatakan pihaknya selalu meminta kepada pihak aparat desa jika menggelar kegiatan yang melibatkan banyak orang. Baik di tingkat desa atau tingkat kecamatan.

Baca: BI Kalsel Gelar Sosialisasi Penyempurnaan Sistem Kliring Nasional, Gandeng Lima Perbankan di Kalsel

Baca: Dispersip Hadirkan 2 Pendongeng ini, Cut Mini & Kak Bimo Bikin Heboh Kalsel Expo 2019

Baca: Hadirkan Dj Rosela Ulala, 3D Karaoke Disidak Kasatpol PP dan Kadispora, Ini Reaksi Pemilik Karaoke

Baca: Ratusan Pegawai Sekretariat DPRD Kalsel Dites Urine Mendadak Oleh BNN Provinsi Kalsel

 “Pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang mengikuti kegiatan tersebut, sekaligus menjalin kerjsama dan silaturrahmi yang baik dengan setiap aparat desa yang ada di Kecamatan Muara Uya,” ujarnya.

 Kegiatan Karnaval dimulai di Desa Bangkar depan MI Al Islamiyah Bangkar menuju jalan Pantai Sanur menuju Simpang empat Marijim melewati Terminal Pasar Muara Uya dan kembali ke star.

Kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta dari beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Muara Uya.

 Iptu Supriyadi mengatakan pihaknya selalu mendukung dengan kegiatan yang diselenggarakan baik di tingkat kecamatan ataupun desa

. Program rutin yang dilakukan oleh Polsek Muara Uya yang melibatkan masyarakat langsung adalah dengan menggelar forum diskusi yang biasanya diisi dengan materi pencegahan pengedaraen narkoba, taat berlalu lintas dan upaya dalam menjaga keamanan lingkungan.

 “Dengan kegiatan pencegahan dengan melakukan diskusi akan lebih mudah saat menggelar kegiatan yang melibatkan banyak warga, karena koordinasi dengan setiap desa sudah terjalin sehingga saat terjadi hal yang melanggar hukum bisa segera tertangani, menjaga keamanan ini bukan hanya menjadi pekerjaan pihak kepolisian melainkan seluruh masyarakat,” ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved