Berita Kotabaru

Sempat Mangkrak, Pembangunan Jembatan Penyebrangan Batulicin Kotabaru Mulai Jelas

Mangkrak selama kurang lebih 2 tahun, Pembangunan Jembatan Penyebrangan Pulau Laut Kotabaru - Batulicin Tanah Bumbu kini mulai ada titik terang.

Sempat Mangkrak, Pembangunan Jembatan Penyebrangan Batulicin Kotabaru Mulai Jelas
Istimewa
Gunernur Kalsel H Sahbirin Noor, bergerak untuk lanjutkan pembangunan jembatan penyeberangan Batulicin Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Setelah mangkrak selama kurang lebih 2 tahun, Pembangunan Jembatan Penyebrangan Pulau Laut Kotabaru - Batulicin Tanah Bumbu kini mulai ada titik terang.

Pasalnya, tepat pada Senin (2/9/19) Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor memimpin pertemuan antara Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dan Bupati Tanahbumbu H Sudian Noor serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar.

Pada pertemuan itu, kesepakatan untuk bergerak membangun Jembatan itu akhirnya akan dilanjutkan kembali. Hal itu setelah mendapat lampu hijau dari Pemerintah Pusat yang siap mengucurkan dana untuk kelanjutan pembangunannya.

Proyek pembangunan jembatan ini awalnya mulai dikerjakan pada 2014 lalu. Namun, hanya berjalan beberapa tahun dan kemudian mangkrak. Namun, dari hasil upaya Pemerintah Provinsi Kalsel, akhirnya pusat siap mengucurkan dana untuk melanjutkannya.

Baca: Rider Lanal Kotabaru Taklukan Rintangan Saijaan Adventure Trail Bupati Kotabaru

Menurut Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad kepada Banjarmasinpost.co.id, yang turut hadir dipertemuan tersebut mengaku sudah ada titik terang kelanjutannya. Pemerintah pusat sudah menganggarkan untuk pembangunan jembatan penghubung dua kabupaten ini.

"Tapi ada revisi pembangunan dari Pemerintah Pusat, karena sebelumnya yang buat dari Provinsi dan harus ada revisi terkait kelayakan bentang jembatan tingginya. Nah untuk revisi ini semuanya dibiayai oleh pemerintah pusat, " kata Said Akhmad.

Dari Kementrian, sudah menganggarkan dana APBN untuk revisi dan pembangunan jembatan akan mulai dilaksanakan pada 2020 mendatang. Tahun ini khusus perbaikan dan kelayakan dari pusat.

"Proyek pembangunan tetap melibatkan dua kabupaten sesuai kesepakatan sebelumnya. Namun akan dibahas kembali harus seperti apa dan tetap mengacu pada MoU terdahulu. Hanya saja ada yang harus disusun ulang dan mengitung biayanya kalau ada kenaikan harga sehingga perlu disesuaikan, " katanya.

Baca: UPDATE Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, 6 Orang Dikabarkan Tewas Terbakar, 8 Orang Luka-luka

Said Akhmad juga menyebutkan, selain dua kabupaten ini yakni APBD Kotabaru dan Tanahnumbu, pembangunam proyek ini juga akan melibatkan bantuan dana CSR perusahaan.

"Jadi untuk dana pembangunan jembatan ini melibatkan dua kabupaten, Provinsi Kalsel, APBN hingga dana CSR agar pembangunan jembatan penyebrangan ini berjalan dengan lancar, " katanya.

Sekadar diketahui, jembatan ini sebelumnya dianggarkan dengan dana sharing dengan Kabupaten Kotabaru dan Tanahbumbu serta Provinsi dan pusat. Anggaran keseluruhan mencapai 3,6 Triliun. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved