Berita Tanahbumbu

Antisipasi ISPA Dampak Kemarau Panjang, Kadinkes Imbau Masyarakat Tetap Gunakan Masker

Kemarau panjang menyebabkan kabut asap masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Tanahbumbu.

Antisipasi ISPA Dampak Kemarau Panjang, Kadinkes Imbau Masyarakat Tetap Gunakan Masker
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Kepala Dinas Kesehatan Tanahbumbu HM Damrah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kemarau panjang menyebabkan kabut asap masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Tanahbumbu.

Sekitar sebulan lalu hingga saat ini kabut masih kerab muncul di beberapa wilayah seperti di kawasan Gunung Tinggi, terlebih ketika pagi hari.

Meski masih sering muncul, namun kabut asap itu tidak begitu pekat menyelimuti.

Masyarakat masih beraktivitas normal seperti hari-hari biasanya.

Kendati begitu, masyarakat yang beraktivitas setiap hari diimbau untuk tetap memperhatikan keselamatan, dengan menggunakan masker upaya menghindari atau mencegah Inpeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Baca: Poligami Dibahas UAS, Ekspresi Cut Meyriska yang Ikut Roger Danuarta Hadiri Kajian Jadi Sorotan

Baca: Penjelasan Bima Aryo Soal Anjing Sparta Serang ART hingga Tewas, Sebut Tragedi Sehari Sebelum Nikah

Baca: Kata Kasar Barbie Kumalasari Saat Boy William Cap Suaranya Jelek, Baim Wong & Gisel Ikut Komen!

Baca: Akhirnya Syahrini & Luna Maya Senasib Gara-gara Aladdin, Eks Ariel NOAH Malah Terancam Penjara

Imbauan ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tanahbumbu HM Damrah, dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, melalui telepon genggamnya, Selasa (3/9/2019).

"Kami tetap mengimbau, ketika ke luar rumah atau saat akan beraktivitas tetap menggunakan penutup (masker)," pesan Damrah melalui telepon genggamnya.

Diakui Damrah, pihaknya ada menerima laporan terkait pasien yang terkena ISPA.

Akan tetapi, dipastikan Damrah, itu bukanlah pasien karena dampak dari musim kemarau.

"Selain ISPA, diare juga ada. Jumlahnya tidak signifikan. Dan, itu kan biasanya hanya laporan rutin. Jadi belum ada dampak signifikan karena musim kemarau," jelasnya.

Namun apabila memang ada dampak disebabkan kabut asap, dipastikan Damrah, sudah barang tentu jumlah pasien ISPA akan meningkat.

Bahkan bisa sampai dua kali lipat.

"Tapi sampai sekarang ini tidak ada kan. Ya, ada tapi jumlahnya tidak signifikan. Dan, bukan karena dampak musim kemarau. Lagian kabut asap biasanya terlihat saat pagi," tandas Damrah kepada banjarmasinpost.co.id.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved