Sport

Biliar Tambah Medali dan Loloskan Lima Pebiliar Kalsel ke PON Papua

Tim Biliar Kalsel berhasil memenuhi target meloloskan lima dari tujuh pebiliar yang diterjunkan di PON Papua 2020.

Biliar Tambah Medali dan Loloskan Lima Pebiliar Kalsel ke PON Papua
banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Atlet biliar Kalsel berhasil memenuhi target meloloskan lima dari tujuh pebiliar yang diterjunkan di PON Papua 2020 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN -Tim biliar Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalimantan Selatan menutup ajang kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) dengan menambah satu pebilirnya lolos.

Dengan demikian kini tim bola sodok Banua berhasil memenuhi target meloloskan lima dari tujuh pebiliar yang diterjunkan.

Ketua POBSI Kalsel, H Mustohir Ariffin mengatakan pebiliar terakhir yang meraih tiket ke Papua adalah Jendy Apriadana di bola 10 single.

Jendy berhasil meraih medali perunggu sekaligus menjadikan total perolehan medali Kalsel di pra PON biliar yk k 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu.

Baca: Live TVRI & Mola TV! Jadwal Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia Kualifikasi Piala Dunia 2022

Baca: Jadwal Siaran Langsung Mola TV Kualifikasi Euro 2020 Ada Jerman vs Belanda Tengah Pekan Ini

Baca: BERLANGSUNG Live TV One! Link Live Streaming PSCS Cilacap vs Babel United Liga 2 2019 di TVOne

"Di semifinal Jendy kalah dari M Bewi dari Jabar dengan 7 - 3," ujar dia melalui ketua harian Fathulliansyah Senin (2/9/219) malam.

Adapun pebiliar yang gagal ke PON yakni Kholik di divisi snooker dan Junia Christine di divisi pool putri.

"Tapi kita tidak menyalahkan atlet yang gagal semu sudah usaha yang maksimal kita harus mensyukuri hasil yang didapat," sebut dia.

Setelah berhasil meraih lima tiket ke PON Palua, Fathul mengku kini tinggal persiapan melalui program latiha  Waja Sampai Kaputing (wasaka).

"Di harapkan menghadai PON 2020. Anti disiapkan pendanaan yang maksimal dan fleksibel jangan seperti Pra Pon lalu," kata dia.

Fathul juga berharap para pebiliar yang lolos bisa melakukan pemusatan latihan yang intensif. Bahkan Fathul berharap bisa training center (TC) di luar negeri.

Baca: Ditaklukkan DKI Jakarta 3-1, Tim Futsal Putri Kalsel Kandas di Babak 32 Besar

Baca: Jadwal Fase Grup Liga Champion 2019, Napoli vs Liverpool, PSG vs Real Madrid & Barcelona vs Inter

"Minimal TC di Jakarta lh agr atlet bisa fokus dan banyak lawan tanding disana," harap dia.

Emas disumbang duet andalan Arun dan Noor Hidayatullah alias Dayat di nomor double 8 ball.
Medali perak disumbang duet Jendy Apriadana dan Reza Dawara di nomor double 15 ball.

(banjarmasinpost.co.id/khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved