Area Rawan Kecelakaan Gunung Kayangan

Dua Kecelakaan Tunggal Terjadi Dalam Hitungan Jam di Gunung Kayangan Tanahlaut

Minggu terakhir pada Bulan Agustus Lalu, yakni Senin (26/8/2019), laka tunggal terjadi di kawasan Gunung Kayangan, Pelaihari, Tanahlaut, Kalsel.

Dua Kecelakaan Tunggal Terjadi Dalam Hitungan Jam di Gunung Kayangan Tanahlaut
banjarmasinpost.co.id/isti rohayani
Petugas Satlantas Polres Tanahlaut dan Dinas Perhubungan Tanahlaut terlihat memeriksa sejumlah angkutan di Jalan A Yani, Kawasan Gunungkayangan, Pelaihari, Tanahlaut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Minggu terakhir pada Bulan Agustus Lalu, yakni Senin (26/8/2019), laka tunggal terjadi di kawasan Gunung Kayangan, Pelaihari, Tanahlaut, Kalsel.

Kecelakaan tersebut melibatkan satu mobil pick up yang dikendarai oleh Muhammad (43) warga Desa Banuahanyar, Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan dan Safii (45) kakaknya yang menjadi penumpang.

Sebagaimana diketahui, Kawasan Gunung Kayangan menjadi area rawan kecelakaan. Apalagi pada arus dua jalur yang membentang membuat pengendara sering melaju menggunakan kecepatan tinggi.

Akibat kecelakaan tersebut, keduanya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD H Boejasin untuk diperiksa.

Diketahui, Muhammad mengalami patah kaki. Sementara Safii mengalami pendarahan pada bagian kepala.

Baca: Awas Area Rawan Kecelakaan di Jalur Lurus dan Tikungan Gunung Kayangan Tanahlaut, Ini Imbauan Polisi

Kondisi mobil pick up yang dikendarai oleh Muhammad pun penyok tak berbentuk lagi. Baik kaca depan maupun pintu pecah tak tersisa.

Mobil Muhammad mengalami benturan saat kecelakaan tersebut. Mobilnya oleng ketika melintas di satu tikungan pada area Gunung Kayangan dari Pelaihari menuju Banjarmasin.. Kemudian menabrak satu pohon yang terdapat di sebelah kiri dari tikungan itu.

“Mobil yang dikendarai oleh Muhammad melintas dari arah Pelaihari menuju Banjarmasin dengan kecepatan tinggi. Sampainya di TKP yakni pada jalan meninkung ke kiri, pengemudi hilang kendali,” ucap Kepala Badan Operasi Satlantas Polres Tanahlaut, Iptu Sidik.

Kondisi mobil Pick Up yang dikendarai Muhammad menjadi penyok karena menabrak pohon di kawasan Gunung Kayangan, jalur Pelaihari-Banjarmasin.
Kondisi mobil Pick Up yang dikendarai Muhammad menjadi penyok karena menabrak pohon di kawasan Gunung Kayangan, jalur Pelaihari-Banjarmasin. (banjarmasinpost.co.id/isti rohayani)

Bahkan saat evakuasi, Muhammad sempat terjepit di bagian depan mobil. Sehingga memerlukan proses untuk penyelamatan.

Diketahui pula, akibat kecelakaan itu, Muhamad mengalami patah tulang pada bagian kaki. Sementara saudara kandungnya yakni Safii mendapatkan luka sobek pada bagian dahi.

Baca: Truk Kelebihan Muatan Seringkali Menjadi Penyebab Kecelakaan Jalan Bebas Hambatan

Pascainsiden tersebut, laka tunggal juga terjadi pada area yang sama. Satu mobil pick up juga mengalami benturan pada tikungan di area Gunung Kayangan. Bahkan menurut keterangan warga sekitar yang kerab melintas, mobil tersebut sempat beberapa hari dibiarkan.

Ya, kondisi mobil pick up berwarna putih yang tidak diketahui pengendaranya itu juga penyok. Sebagaimana mobil Muhammad. Diketahui, insiden tersebut terjadi pada tengah malam setelah kecelakaan tunggal yang dialami oleh Muhammad dan kakaknya.

(Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved