Kriminalitas Kalteng

Polisi Periksa Kejiwaan Ayah Pembunuh Anak Kandung di Palangkaraya

Penyidik Kepolisian Polres Palangkaraya, Kalimantan Tengah terus mendalami kasus pembunuhan yang dilakukan Mardi (37) seorang pedagang sayur

Polisi Periksa Kejiwaan Ayah Pembunuh Anak Kandung di Palangkaraya
polres palangkaraya
Pelaksanaan Prarekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Mardi terhadap anak kandungnya di Palangkaraya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Penyidik Kepolisian Polres Palangkaraya, Kalimantan Tengah terus mendalami kasus pembunuhan yang dilakukan Mardi (37) seorang pedagang sayur, terhadap Eko Saputra (15) putra kandungnya sendiri.

Kasus tersebut dilakukan prarekonstruksi oleh penyidik Kepolisian Polres Palangkaraya, untuk melihat secara langsung rangkaian pembunuhan tersebut.

Hingga saat ini polisi belum bisa menentukan penyebab pembunuhan Eko Saputra ditusuk pisau secara langsung atau pisau dilemparkan oleh ayahnya hingga menembus dada kiri tembus ke jantung.

Dalam pelaksanaan prarekontruksi kasus pembunuhan di Jalan Manunggal Gang Kenanga I Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sabangau, Palangkaraya, tersebut, orang Mardi orang tua korban memperagakan cara membunuh dengan cara melemparkan pisau ke arah korban.

Baca: Move On dari Natasha Wilona? Verrell Bramasta & Febby Rastanty Banjir Doa Berjodoh Saat Pamer Mesra

Baca: Sadar Hubungan Gisella Anatasia & Wijaya Saputra Ditentang, Eks Gading Marten Janji pada Penghujat

Baca: Video Vanessa Angel Mengeluh Manja pada Pria Berkumis Bikin Heboh: Masukinnya Gak Jago!

Baca: Alasan Kuat Elza Syarief untuk Penjarakan Nikita Mirzani dan Hotman Paris ke Polisi Diungkap

Berbeda dengan keterangan saksi lainnya, yang menyebutkan pembunuhan terhadap siswa Kelas IX SMPN-4 Palangkaraya, tersebut lantaran ditusuk oleh pelaku yang tak lain adalah orangtua kandung korban sendiri.

Ini masih menjadi pekerjaan rumah penyidik untuk mengungkapnya.

Kapolres Palangkaraya, AKBP Timbul RK Siregar, mengatakan, pihaknya baru melakukan prarekonstruksi kasus tersebut, nantinya akan ada pelaksanaan rekonstruksi.

"Ini baru prarekonstruksi saja, nanti akan berlanjut pada pelaksanaan rekonstruksi agar semuanya akan terungkap. Untuk menentukan cara pembunuhan terhadap korban, kami akan meminta keterangan ahli, selain itu juga kami akan melakukan pemerisaan kejiwaan pelaku," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id /faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved