LifeStyle

Simak 6 Hal yang Terjadi Pada Tubuh Saat Melakukan Diet Keto, Tidak Cocok Jangan Diteruskan

Pola makan yang memperbanyak konsumsi lemak dan mengurangi karbohidrat ini dianggap efektif untuk menurunkan berat badan.

Simak 6 Hal yang Terjadi Pada Tubuh Saat Melakukan Diet Keto, Tidak Cocok Jangan Diteruskan
Kompas.com/Silvita Agmasari
Ilustrasi - Steak daging sapi dari restoran El Asador. 

Pamela Nisevich mengatakan,keton adalah zat yang diproduksi oleh hati saat tubuh memecah lemak untuk energi, yang kemudian dilepaskan ke dalam darah

BANJARMASINPOST.CO.ID - Popularitas diet ketogenik atau diet keto makin meningkat. Diet keto pada dasarnya merupakan pola makan rendah karbohidrat, bahkan tidak mengonsumsi sumber karbohidrat dan memperbanyak asupan lemak serta protein hewani.

Pola makan yang memperbanyak konsumsi lemak dan mengurangi karbohidrat ini dianggap efektif untuk menurunkan berat badan. Lagi pula, siapa yang tidak suka disuruh makan steak dan berbagai jenis olahan daging?  Asupan lemak ini akan menjadi sumber energi menggantikan karbohidrat.

Namun untuk memahami bagaimana diet ketogenik bekerja, Anda harus memahami ketosis, proses dimana tubuh kekurangan glukosa untuk bahan bakar --karena tidak makan karbohidrat-- dan harus mencari bahan bakar lain yaitu lemak.


Daging panggang (karandaev)

Biasanya, Anda memperoleh bahan bakar yang bisa langsung digunakan tubuh dalam bentuk  glukosa yang berasal dari karbohidrat. Karbohidrat sendiri dapat ditemukan pada nasi dan roti, juga pada tepung, biji-bijian, sayuran, kacang polong, produk susu, dan buah-buahan.

Baca: Bahaya Diet Keto yang Dijalani Maia Estianty Demi Jaga Penampilan Istri Irwan Mussry

"Bila karbohidrat tersedia, tubuh secara alami akan menggunakannya untuk pembakaran energi dan bukan menggunakan lemak tubuh yang tersimpan. Namun, saat kita menghilangkan karbohidrat dari makanan kita, tubuh kita mulai memecah lemak dan mengubahnya dalam bentuk keton untuk bahan bakar yang lebih efisien tapi umumnya kurang dimanfaatkan," jelas Pamela Nisevich Bede MS, RD, CSSD, LD, ahli diet olahraga dan nutrisi olahraga EAS Abbott.

Pamela menambahkan, keton adalah zat yang diproduksi oleh hati saat tubuh memecah lemak untuk energi, yang kemudian dilepaskan ke dalam darah. Sel tubuh Anda menggunakan keton untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Baca: Sains Diet, Kuning Telur Perlu Dihindari atau Tidak? Ini Penjelasan dari Ahli dari Jerman

Bila keton dalam darah meningkat, dan tubuh mengubah sumber bahan bakar dari keton, maka akan terjadi perubahan yang luar biasa. Apa saja perubahan itu?

Berikut 6 hal yang akan dialami tubuh ketika menjalani diet keto.

  • 1. Tingkat Insulin Turun
  • 2. Rasa Lapar Berkurang
  • 3. Anda Mulai Merasa Sakit
  • 4. Napas Jadi Berbau
  • 5. Sulit Buang Air Besar
  • 6. Tubuh Mungkin Akan Melambat
Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved