Ekonomi dan Bisnis

Tarif Baru Ojol Per September 2019, Begini Respon Driver dan Pengguna

Selaku pengemudi ojol di wilayah Banjarmasin, Grace Sita mengaku keputusan dari pemerintah menaikkan besaran tarif ojol sudah tepat dan adil bagi driv

Tarif Baru Ojol Per September 2019, Begini Respon Driver dan Pengguna
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi ojek online, tarif baru ojek online 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Transportasi berbasis aplikasi saat ini terbilang sangat membantu para pengguna, sebab dari segi harga memang sangat terjangkau.

Salah seorang pengguna aktif atau pelanggan setia, Nurmila mengaku keberatan dengan naiknya tarif ojek online (ojol). Lantaran warga Banjarmasin ini menggunakan fasilitas ojol setiap hari untuk antar jemput anaknya ke sekolah.

Anak bungsunya bersekolah di SMAN 7 Banjarmasin, harus menempuh sekitar 3 km dari tempat tinggalnya yang beralamat di Jalan Manggis Kebun Bunga, Banjarmasin.

"Per hari kami harus anggarkan minimal Rp 14.000-20.000. Biasanya ada promo bisa lebih murah harganya. Kalau dinaikan harganya, tambah lebih boros pengeluaran kami," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Baznas HSU Gelar Tasmiyah Massal Anak dari Program Ibu Hamil Sehat

Baca: Sinopsis & Jadwal Rilis Film Ustadz Arifin Ilham Suami yang Menangis di Bioskop, Alvin Turut Main

Baca: Suhu Naik Saat Kemarau, Pebisnis Tanaman Hidroponik di Banjarmasin Mengatasinya Dengan Cara Ini

Baca: Tampilkan Experimen Sains di Kalsel Expo 2019, Stan PT Adaro Indonesia Ramai Dikunjungi Anak-anak

Dia pun lebih memilih mengantar jemput anaknya di sela kesibukan bekerja sebagai sales marketing perusahaan swasta di Banjarmasin. Menurutnya dibandingkan menggunakan ojol dengan tarif baru yang sudah resmi berlaku pada September ini, lebih hemat menggunakan kendaraan pribadi.

Selaku pengemudi ojol di wilayah Banjarmasin, Grace Sita mengaku keputusan dari pemerintah menaikkan besaran tarif ojol sudah tepat dan adil bagi driver.

"Kalau dari pihak driver ojol khusus wilayah Kalsel bisa menerima keputusannya, karena dari pihak Gojeknya juga sudah menjelaskan ke perwakilan pihak driver," ujarnya.

Selain itu, dia juga mengapresiasi tindakan pemerintah yang masih mempedulikan nasib driver-driver ojol. Dia mengaku makin semangat narik ojek, karena lumayan menjanjikan penghasilannya.

"Tambah bersemangat cari duit, suka tidak suka harus dijalani buat menghidupi diri. Masih berpotensi buat mengumpulkan pundi-pundi rupiah dan poin karena pesaingnya sudah tidak banyak. Banyak driver yang off," ungkapnya.

"Untuk pemerintah sebaiknya penerapan promo-promo harus dikontrol juga, agar bisa bersaing secara adil. Buat masyarakat lebih bijak dalam penggunaan setiap aplikasi ojek online dan ojol apapun yang digunakan mari saling menghormati dan menghargai," kata Grace.

Halaman
12
Penulis: Mariana
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved