Berita HST

Bersama Warga, Kasdim Bersihkan Puing Kebakaran di Desa Banua Hilir HST

Kepala Staf Kodim 1002 Barabai, Mayor Inf H Pahrijan, ikut serta membersihkan puing kebakaran yang melanda Desa Banua Hilir Kecamatan Pandawan

Bersama Warga, Kasdim Bersihkan Puing Kebakaran di Desa Banua Hilir HST
Kodim 1002 Barabai
Kasdim Barabai Bersihkan puing kebakaran 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kepala Staf Kodim 1002 Barabai, Mayor Inf H Pahrijan, ikut serta membersihkan puing kebakaran yang melanda Desa Banua Hilir Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Apalagi, ini merupakan kebakaran pemukiman terhebat yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Tak tanggung-tanggung kebakaran ini menghanguskan tak kurang dari sembilan unit rumah.Tercatat, 23 jiwa kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.

Pahrijan, turut serta turun membersihkan puing-puing sisa kebakaran.

"Setidaknya ini bisa meringankan beban korban," kata Pahrijani.

Baca: Saat Syahrini & Teman Luna Maya Terseret Polemik Elza Syarief, Nikita Mirzani & Hotman Paris

Baca: WARGA GEGER, Tiba-tiba Api Membesar di Tamban Raya Batola, Tujuh Rumah Terbakar

Baca: BREAKING NEWS : Bocah 8 Tahun Tewas Dilindas Truk Saat Bersepeda di Jalan di Kotabaru

Tak hanya itu, Pahrijani juga ikut menggalang dana bersama instansi, ormas dan pelajaran untuk meringankan beban korban.

"Bersama masyarakat HST, kita bersama-sama memberikan bantuan kepada korban kebakaran," kata Pahrijani.

Mengingat sekarang kemarau, ia menghimbau agar masyarakat di Hulu Sungai Tengah agar berhati-hati.

"Cek kembali jika mau bepergian, baik kompor, listrik dan sebagainya yang dapat memicu kebakaran," pesan Pahrijani.

Sebelumnya, akibat ditinggalkan dalam kondisi kompor menyala, sembilan rumah di Desa Hilir Banua Kecamatan Pandawan ludes terbakar, Selasa (3/9/2019).

Kondisi angin kencang dan rumah kayu membuat api dengan mudah menjalar dan melahap sembilan rumah dalam waktu 1,5 jam.

Api berawal dari rumah Mursidi. Mursidi yang diduga sedang memasak saat meninggalkan rumah untuk menjemput anaknya sekolah. Jarak sekolah dan jarak rumah Mursidin berdekatan.

Namun, nahas. Kompor yang dibiarkan dalam kondisi menyala menghanguskan kediamannya. Kerugian ditaksir Rp 600 juta. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved