Menjaga Kerajinan Khas Dayak

Lebih Satu Dasawarsa Tekuni Usaha Kerajinan Khas Dayak di Kapuas, Menjaga Budaya Kearifan Lokal

Umumnya, yang banyak diolah dari getah nyatu adalah miniatur kapal atau perahu, batang garing hingga gantungan kunci.

Lebih Satu Dasawarsa Tekuni Usaha Kerajinan Khas Dayak di Kapuas, Menjaga Budaya Kearifan Lokal
tribunkalteng.com/fadly setia rahman
Frans, pemilik Toko Souvenir Vallent menunjukkan hasil olahan getah nyatu, di tokonya menjual ragam kerajinan khas Dayak di Kualakapuas, Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) dikenal dengan banyak hasil kerajinan khas dayak hasil olahan tangan. Satu yang menjadi dayak tarik adalah kerajinan getah nyatu.

Kerajinan getah nyatu merupakan kerajinan yang memanfaatkan getah pohon nyatu sebagai bahan utama.

Umumnya, yang banyak diolah dari getah nyatu adalah miniatur kapal atau perahu, batang garing hingga gantungan kunci.

Kerajinan getah nyatu menjadi menarik karena memiliki tingkat kedetailan yang tinggi.

Selain itu, bentuknya pun unik sehingga sangat cocok dijadikan pajangan atau pelengkap dekorasi ruangan.

Masih adakah yang menekuni usaha kerajinan khas dayak di zaman now? Jawabannya ada. Satu diantaranya di Toko Souvenir Vallent di Jalan Pemuda Kota Kualakapuas, Kalimantan Tengah.

Pemilik usaha kerajinan khas Dayak di Toko Souvenir Vallent, Fransius, mengatakan dirinya sudah lebih satu dasawarsa atau sepuluh tahun menekuni usaha itu.

"Saya geluti usaha ini mengikuti jejak orangtua. Selain itu, ini saya tekuni karena kecintaan terhadap daerah, menjaga kearifan lokal dan ingin kerajinan khas ini ada hingga generasi selanjutnya," kata Frans yang diwawancarai banjarmasinpost.co.id.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved