Berita Banjarbaru

NEWSVIDEO Baru Dilantik, Anggota DPRD Kabupaten Banjar Langsung Disambut Aksi Demo Mahasiswa

Baru belasan menit usai menjalani prosesi pelantikan sebagai wakil rakyat, Rabu (04/09/2019), anggota DPRD Kabupaten Banjar yang baru

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Baru belasan menit usai menjalani prosesi pelantikan sebagai wakil rakyat, Rabu (04/09/2019), anggota DPRD Kabupaten Banjar yang baru (periode 2019-2024) langsung 'digoyang' aksi massa.

Namun itu merupakan aksi damai yang dilakukan kalangan pemuda Banjar yang tergabung dalam kepengurusan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Banjar dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Banjar. Jumlah mereka sekitar seratusan orang.

Sejak prosesi pelantikan anggota DPRD masih berlangsung, para pemuda dan pelajar tersebut telah datang. Karena itu aparat kepolisian sementara waktu mempersilakan mereka menunggu di luar pagar kantor DPRD di kawasan Jalan A Yani, Martapura.

Baca: Beberapa Menit Dilantik Anggota DPRD Kabupaten Banjar Digoyang Demo, Inilah Lima Tuntutan Aktivis

Baca: NEWSVIDEO - Anggota DPRD Kabupaten Banjar Periode 2019-2024 Dilantik, Ini Keinginan Masyarakat

Baca: Kekecewaan Krisjiana Baharudin Saat Siti Badriah Enggan Mandi Bareng, Sibad Sempat Ungkap Penyesalan

Ketua DPRD Sementara Muhammad Rofiqi langsung merespons hal itu ketika menerima laporan mengenai adanya aksi damai pemuda tersebut. Seusai prosesi pelantikan dan sebelum dilanjutkan pada sesi pemberian ucapan selamat, ia menyela sejenak melalui pelantang.

"Kepada rekan-rekan semua, karena saat ini di luar sana ada teman-teman pemuda, PMII, yang datang untuk menyampaikan aspirasi, mari setelah ucapan selamat ini kita semua, 45 orang, turun menemui mereka," ucapnya.

Tak menunggu waktu lama, Rofiqi didampingi beberapa personel Satpol PP dan polisi menemui aktivis PMII di pintu masuk gedung dewan. Terpisah pagar, Rofiqi menyapa dan menyalami para pemuda itu.

"Kami minta semua dari kami dipersilakan masuk ke gedung dewan untuk menyampaikan aspirasi," ucap Januar Sahib, juru bicara aksi damai.

Namun lantaran di gedung dewan masih banyak tamu undangan, Rofiqi meminta pengertian para pemuda tersebut. Akhirnya disepakati pertemuan dilakukan di teras gedung dewan.

Ada lima tuntuntan yang mereka sampaikan kepada para wakil rakyat Banjar yang baru yakni menepati janji-janji politik saat kampanye. Mengembalikan Martapura sebagai Serambi Makkah.

Lalu, memuntut komitmen anggota dewan terhadap sumpah jabatan yanng telah diucapkan. Orientasi anggaran pro rakyat dan membikin peraturan daerah (perda) pro rakyat.

Sebelum Rofiqi memberikan tanggapan, Januar meminta seluruh peserta aksi untuk duduk. Ia juga minta wakil rakyat duduk agar kian terasa akrab dan merakyat.

Permintaan itu pun spontan diamini Rofiq dan empat anggota dewan lainnya yang mendampingi. "Tentu kami akan menunaikan semua aspirasi kawan-kawan pemuda ini. Itulah memang niat kami ketika mencalonkan diri sebagai wakil rakyat," tegasnya.

Penegasan itu disambut antusias peserta aksi damai. Mereka kemudian meminta Rofiqi menandatangani tuntutan tersebut. Selanjutnya mereka berfoto bersama dan saling bersalaman kemudian balik kanan.

Kepada pers, Januar mengatakan penting untuk mengembalikan Martapura sebagai Kota Serambi Makkah.

"Karena contohnya di Alun-alun Martapura kadang dijadikan ajang ngelem (mabuk) oleh beberapa orang. Ada juga anak-anak pank di sana. Itu tak sesuai dengan gelar Serambi Makkah," sebut Januar diiyakan pengurus PMII lainnya.(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved