Menjaga Kerajinan Khas Dayak

Perlu Tangan Terampil untuk Mengolah Getah Nyatu Jadi Kerajinan Khas Bernilai Ekonomis

Hingga menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomis, getah nyatu harus diolah melalui beberapa tahap.

Perlu Tangan Terampil untuk Mengolah Getah Nyatu Jadi Kerajinan Khas Bernilai Ekonomis
tribunkalteng.com/fadly SR
Frans pemilik Toko Souvenir Vallent di Kualakapuas, saat mengolah getah nyatu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Hingga menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomis, getah nyatu harus diolah melalui beberapa tahap.

Misal saat melihat proses pengolahannya di Toko Souvenir Vallent milik Fransius, di Jalan Pemuda Kualakapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) beberapa waktu lalu.

Mulai dari dibersihkan, direndam di air rebusan untuk dilemahkan dan dibentuk, diberi warna dan lainnya.

Hanya tangan terampil yang mampu mengolahnya menjadi produk bernilai jual.

Baca: Getah Nyatu, Bahan yang Kuat untuk sebuah Produk Olahan Kerajinan dan Tahan Bertahun-tahun

Sekilas pada prosesnya terlihat mudah, namun saat mencobanya gampang-gampang susah jika tidak terbiasa dan terampil.

Frans, pemilik Toko Souvenir Vallent menunjukkan hasil olahan getah nyatu, di tokonya menjual ragam kerajinan khas Dayak di Kualakapuas, Kalteng.
Frans, pemilik Toko Souvenir Vallent menunjukkan hasil olahan getah nyatu, di tokonya menjual ragam kerajinan khas Dayak di Kualakapuas, Kalteng. (tribunkalteng.com/fadly setia rahman)

"Kalau bahan getah nyatu nya, biasa saya belinya dari Palangkaraya, bisa juga dari Muara Teweh," ujar Frans saat diwawancarai banjarmasinpost.co.id beberapa waktu lalu.

Kalau hasil kerajinan, harga jualnya variatif. Misal untuk miniatur kapal atau perahu, harganya sesuai tingkat kerumitan dan besar kecilnya pesanan.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved