Berita HSS

Siapkan Penambahan Anggaran BPJS di 2020, Bupati HSS Tegaskan Tak Akan Kurangi Hak Masyarakat Miskin

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menyatakan masih menunggu surat resmi, terkait kebijakan pemerintah pusat yang menaikkan iuan BPJS

Siapkan Penambahan Anggaran BPJS di 2020, Bupati HSS Tegaskan Tak Akan Kurangi Hak Masyarakat Miskin
Kompas.com/ Luthfia Ayu Azanella
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menyatakan masih menunggu surat resmi, terkait kebijakan pemerintah pusat yang menaikkan iuan BPJS sebesar 100 persen, yang berlaku sejak 1 September 2019.

Sebab, hingga kini, belum menerima surat keputusan tersebut, sehingga belum mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Meski demikian, solusi atas kebijakan tersebut sudah disiapkan. Sekda HSS H Muhammad Noor, yang dihubungi banjarmasinpost.co.id, Rabu (4/9/2019) menyatakan, sebagaimana ditegaskan Bupati HSS H Achmad Fikry pada rapat koordinasi pagi tadi, siap tidak siap jika menyangkut kepentingan masyarakat Pemkab HSS tetap berkomitmen untuk mengakomodasi.

“Untuk anggarannya, disiapkan pada APBD 2020 mendatang. Tapi untuk anggaran 2019 ini, APBD sudah mengaloksikan Rp 32,5 miliar, sehingga diperkirakan masih cukup sampai 2020 mendatang,”kata Sekda.

Baca: Pose Istri Ammar Zoni, Irish Bella di Kolam Renang Jadi Sorotan, Fans Eks Giorgino Abraham Ketakutan

Baca: Gaya Hidup Veronica Tan Berubah Pasca Ahok BTP Nikahi Puput Nastiti Devi? Selalu Umbar Senyum

Baca: LIVE TVRI! Jadwal Live Streaming Mola TV Timnas Indonesia vs Malaysia Kualifikasi Piala Dunia 2022

Mengenai jumlah penerima bantuan iuaran (PBI) yang selama ini diakomodasi menggunakan dana APBD Pemkab HSS, berdasarkan data Dinas Kesehatan HSS ada 117.899 orang.

Sedangkan PBI yang diakomodasi menggunakan APBN ada 70.749 dan yang Non PBI 51.912 peserta. Kabid Pelayanan Kesehatan, Daru Priyanto yang dikonfirmasi menyatakan, Pemkab HSS telah menerapkan kebijakan BPJS Semesta, dimana semua warga HSS yang bersedia menjadi peserta BPJS Kesehatan kelas III biayanya ditanggung Pemkab HSS. Mengenai anggaran, tiap tahun dianggarkan Rp 32,5 miliar dari Dana APBD HSS.

Sebelumnya, Bupati HSS H Achmad Fikry, saat penyerahan dua unit ambulans untuk Puskesmas Kandangan dan Kalumpang, menjelaskan hingga kini setelah surat resmi dari pusat diterima, akan dipelajari bersama. Diakui Fikry, secara angka memang besar, yaitu dua kali lipat dari yang sudah dibayarkan sebelumnya.

“Tapi prinsip saya untuk kepentingan masyarakat, tidak masalah," tandasnya.

Dijelaskan, Pemkab HSS telah memberikan pelayanan BPJS Semesta kepada masyarakat HSS, sehingga masyarakat tak mampu bisa mendapatkan pelayanan pengobatan gratis. Kenaikan iuran BPJS yang kata Bupati, tentunya membuat Pemkan harus menyiapkan anggaran ekstra untuk kepentingan tersebut.

Diapun menyatakan, kemungkinan ada pembicaraan dengan BPJS, karena dengan meningkatnya jumlah yang harus dibayar, harus diiringi dengan peningkatan pelayanan serta peningkatan pemberian fasilitas kepada penerima program BPJS.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved