Bumi Selidah

Wakil Bupati Kabupaten Batola Hadiri Tanam Perdana Kebun Plasma Kelapa Sawit di Jejangkit

Ikut meramaikan perkebunan sawit di Kabupaten Barito Kuala, PT Palmina Utama mendapatkan sambutan baik dari Wakil Bupati Rahmadian Noor.

Wakil Bupati Kabupaten Batola Hadiri Tanam Perdana Kebun Plasma Kelapa Sawit di Jejangkit
Diskominfo Batola
Wakil Bupati Batola Rahmadian Noor saat tanam perdana kebun plasma kelapa sawit PT Palmina Utama-KSU Kencana Makmur, Rabu (4/9/19) pagi, di Desa Jejangkit Timur. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ikut meramaikan perkebunan sawit di Kabupaten Barito Kuala, PT Palmina Utama mendapatkan sambutan baik dari Wakil Bupati Rahmadian Noor.

PT Palmina Utama Rabu (4/9) pagi melakukan tanam perdana kebun plasma kelapa sawit PT Palmina Utama-KSU Kencana Makmur di lahan seluas 428 hektare di Desa Jejangkit Timur, Kecamatan Jejangkit.

Terdapat sekitar 250 kepala keluarga yang menyerahkan lahan mereka untuk dikelola.

Menurut Wakil Bupati Batola, Rahmadian Noor, kehadiran PT Palmina Utama ini meramaikan kiprah perusahaan perkebunan sawit untuk pembangunan di Kapupaten Batola. Masyarakat pemilik lahan pun diuntungkan dengan kerjasama tersebut melalui plasma.

"Kami menyambut baik kehadiran PT Palmina di Desa Jejangkit Timur sehingga dapat menambah kesejahteraan masyarakat Batola," tegas Rahmadian Noor.

Dijelaskan Rahmadian Noor, tentunya PT Palmina sudah memperhitungkan semuanya, sebelum bekerjasama dengan warga Desa Jejangkit Timur untuk plasma ini. Diharapkan, kehadiran PT Palmina ini.

“Untuk usaha perkebunan, perusahaan wajib membangun plasma yakni sekitar 20 persen dari tanaman inti wajib dibangun kemitraan dengan para pemilik lahan. Intinya, PT Palmina Utama membantu masyarakat dengan membangun kebun plasma. Tentu ada bagi hasil dengan pemilik tanah,” katanya.

Sementara PT Palmina Utama memastikan sudah mempersiapkan konsep plasma di Desa Jejangkit Timur, sebelum menyepakati kerjasama satu siklus selama 30 hingga 35 atau sepanjang Hak Guna Usaha (HGU) berlaku.

"Kami meyakinkan masyarakat bahwa PT Palmina bersunguh-sungguh dalam plasma ini. Kami berada di bawah Julong Group Indonesia yang sudah berhasil membuka plasma di Kalimantan Tengah dan Barat," kata Roby Alyansyah, Kuasa Direktur PT Palmina Utama didampingi Benie Subagyo, Manager PT Palmina Utama.

"Untuk kelancaran kerjasama plasma ini, kami menyelenggarakan job training kepada petani dan pengurus koperasi. Sementara pengolahan hasil, Palmina punya pabrik di Karya Makmur yang cuma berjarak beberapa kilometer dari Desa Jejangkit Timur," ujarnya.

Menurut Roby, Palmina merencanakan 57.000 pokok sawit di lahan seluas 428 hektare tersebut. Konsep plasma PT Palmina sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 98 Tahun 2013.

“Disediakan 20 persen lahan untuk masyarakat dan sisanya menjadi tanggungjawab perusahaan," jelas Roby.

Menurutnya, jumlah itu bisa berubah, sesuai sesuai kebutuhan warga. Bagaimanapun lahan ini untuk warga yang dikelola perusahaan dengan biaya-biaya dari perusahaan pula. “Termasuk pula hasil yang diperoleh," sambungnya.

Dijelaskannya, mengingat perkebunan adalah proyek jangka panjang, masyarakat diprediksi baru bisa memetik hasil dalam 3 hingga 4 tahun pertama setelah penanaman. Kalau masih minus, PT Palmina siap memberikan dana talangan sampai mendapatkan surplus.

“Nilai dana talangan sendiri sedang dinegosiakan dengan Koperasi Serba Usaha Kencana Makmur Jejangkit Timur," tegas Roby. (AOL/*)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved