Kriminalitas Tapin

Hakim PN Rantau Minta Pelaku Tak Mengulangi Perbuatannya Mengedarkan Minuman Keras

Sidang tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Rantau, Kabupaten Tapin memutuskan empat terdakwa terbukti bersalah.

Hakim PN Rantau Minta Pelaku Tak Mengulangi Perbuatannya Mengedarkan Minuman Keras
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Sidang tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Rantau, Kabupaten Tapin memutuskan empat terdakwa terbukti bersalah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sidang tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Rantau, Kabupaten Tapin memutuskan empat terdakwa terbukti bersalah.

Mereka terbukti tidak memiliki izin yang sah mengedarkan ataupun menjual minuman keras dan melanggar peraturan daerah Kabupaten Tapin.

Informasi dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin, menyebutkan putusannya hakim tunggal Pengadilan Negeri Rantau, Indra Kusuma memutuskan pelaku membayar denda masing- masing Rp 200.000 dan biaya sidang Rp 5000.

"Hakim juga meminta para pelaku tidak mengulangi perbuatannya," kata Kepala Seksi Pembinaan, Pengawasan dan Penyuluhan pada Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin, Supriadi, SH kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Kamis (5/9/2019).

Baca: SKOR 1-0! Hasil Timnas Indonesia Vs Malaysia Kualifikasi Piala Dunia LIVE TVRI & MOLA TV, Gol Beto

Baca: BREAKING NEWS- Pria Paruh Baya di Kabupaten Banjar Cabuli Bocah Ingusan, Modusnya Minta Cabut Uban

Baca: BREAKING NEWS - Istri Sering Minta Pulang, Suami di HSS Ini Marah dan Tusuk Siti Aminah Hingga Tewas

Supriadi menjelaskan 4 orang pengedar atau penjual miras terbukti melanggar Perda Nomor 11 Tahun 2016 jo Perda Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pengendalian Minuman Berakohol dan Penyalahgunaan Obat Oplosan serta Zat Adiktif lainnya di Kabupaten Tapin.

Sementara itu, seorang pengelola warung malam di Rest Area terbukti membuka karaoke mini tanpa ijin dan melanggar Perda Tapin No 2 Tahun 2014 tentang Tibumtranmas juga didenda hakim, Rp 200.000.

Lima pelaku itu terjadi Operasi Pekat Gabungan yang sasarannya Peredaran Miras di Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah Kecamatan Tapin Utara dan Kecamatan Bungur.

Hasil operasi itu sinergitas memerangi peredaran minuman keras (miras) yang diduga menjadi biang terjadinya kejahatan kemanusian, seperti penganiayaan maupun perbuatan asusila.

Tim gabungan penegak hukum, terdiri TNI, Polri dan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin melakukan razia penyakit masyarakat, Sabtu (31/8/2019) sekitar pukul 22.30 Wita hingga pukul 24.30 Wita.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id dari Satuan Sabhara Polres Tapin dan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin, razia penyakit masyarakat itu, mengecek keberadaan sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Kecamatan Tapin Utara dan Kecamatan Bungur.

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved