Berita HSS

Hindari Jajanan Tak Sehat Anak, Sekolah dan Orangtua di HSS Diminta Lakukan Pengawasan

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banjarmasin menyatakan, berdasarkan hasii survei lapangan di seluruh Indonesia, banyak jajanan anak-anak

Hindari Jajanan Tak Sehat Anak, Sekolah dan Orangtua di HSS Diminta Lakukan Pengawasan
banjarmasinpost.co.id/hanani
Anak-anak SD di HSS dalam sebuah kegiatan di Lapangan Lambung Mangkuran beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banjarmasin menyatakan, berdasarkan hasii survei lapangan di seluruh Indonesia, banyak jajanan anak-anak di luar sekolah yang tak sehat.

Bahkan ada yang mengandung zat tertentu, membahayakan kesehatan. Untuk itu diperluakan peran semua pihak, mulai orangtua, guru-guru di sekolah, pengelola kantin, termasuk Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama menggerakkan jajanan sehat kepada anak-anak.

“Kami yakin, makanan yang dijual di kantin-kantin sekolah aman. Tapi yang dikhawatirkan justru jajanan di luar sekolah. Hasil survey BB POM seluruh Indonesia, jajanan di luar sekolah banyak yang tak sehat,” kata Kepala BB POM Banjarmasin, Dr M Guntur Apt, saat Bimbingan Teknis Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah, di Gedung Kesenian HSS belum lama tadi.

Baca: SIARAN Langsung TVRI - Live Streaming Mola TV Timnas Indonesia vs Malaysia Kualifikasi Piala Dunia

Baca: Asyiknya Gisella Anastasia Menari Bareng Pria Bukan Wijaya Saputra, Eks Gading Marten Sampai Begini

Baca: Panas Gara-gara Verrell Bramasta & Febby Rastanty? Natasha Wilona & Caesar Hito Juga Pamer Keakraban

Guntur pun mengimbau, agar para orangtua mengarahkan anaknya tak jajan sembarangan, serta memberikan makanan yang sehat dan bergizi, demi pertumbuhan dan kesehatan yang lebih baik.

Sebelumnya, Sekda Hulu Sungai Selatan (HSS), H Muhammad Noor, menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan kerjasama BB POM Banjarmasin dengan Disdik HSS, dan menghadirkan para kepala sekolah sebagai peserta.

Sekda menjeaskan, pemkab HSS mendukung aksi nasional gerakan menuju pangan jajanan anak sekolah yang aman, bermutu, dan bergizi (Aksi Nasional PJAS). Sekda berharap, Dinas Pendidikan maupun pihak sekolah-sekolah, petugas kesehatan, hingga orang tua berperan aktif mendukung aksi tersebut.

“Utamanya dalam hal pengawasan, pengarahan, serta menetapkan peraturan sekolah dan sarana prarasana pendukungnya. Dengan begitu, siswa dapat mengetahui, memahami, pentingnya jajanan sehat,” kata Sekda.

Sekdapun menyebutkan, pentingnya keterlibatan dan kesadaran para penjual jajanan dan orang tua siswa, agar hanya menyajikan makanan yang aman, sehat dan bergizi serta tak menggunakan zat yang dilarang, membahayakan serta merugikan kesehatan konsumen.

“Menyikapi persoalan jajanan anak-anak di luar sekolah memang cukup dilematis. Diperlukan kerjasama semua pihak memberikan pemahaman, termasuk pedagangnya,”katanya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved