Kriminalitas Regional

Tragis Nasib Bocah Ini, Tewas Setelah Disiksa Ayah Tiri, Parahnya Sang Ibu Diduga Terlibat

IR (2) bernasib tragis. Bocah tersebut tewas di tangan ayah tirinya, Riki Ramadhan Sitepu (30). Jasadnya ditemukan di gundukan tanah

Tragis Nasib Bocah Ini, Tewas Setelah Disiksa Ayah Tiri, Parahnya Sang Ibu Diduga Terlibat
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi kekerasan pada anak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MEDAN - MIR (2) bernasib tragis. Bocah tersebut tewas di tangan ayah tirinya, Riki Ramadhan Sitepu (30). Jasadnya ditemukan di gundukan tanah sebuah bukit di Dusun I, Desa Ponco Warno Kecamatan Salapian, Langkat.

Saat dikonfirmasi, Kamis malam (5/9/2019) Kasatreskrim Polres Langkat AKP Teuku Fathir Mustafa mengatakan, pelaku menganiaya korban dari mulai Senin (19/8/2019) hingga Minggu (25/8/2019) di rumahnya.

Penganiyaan dilakukan dengan cara memukul korban dan menyundut rokok di bagian tubuh korban. Korban juga dimasukkan ke dalam goni serta digantung di luar gubuk.

Fathir mengatakan, pada Selasa (27/8/2019) sekitar pukul 17.00, korban meninggal dunia dan dikuburkan oleh tersangka dan istrinya di bawah lereng bukit dengan kedalaman sekitar 50 meter.

Baca: Ungkap Pungli SMPN 1 Cikampek yang Bikin Orangtua Resah, Satgas Saber Pungli Sita Rp 47 Juta

Baca: Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia Kualifikasi Piala Dunia 2022, Skor 2-2 Sementara di Babak Kedua

Baca: TERUNGKAP, Korban Meninggal di Kawasan Haur Kuning Banjarmasin Ternyata Sudah Pisah dengan Istri

Pada Rabu (4/9/2019) polisi mendapat informasi dari masyarakat mengenai adanya bau menyengat di sekitar bukit dan langsung melakukan identifikasi.

"Kemudian personil polsek dan satreskrim Polres Langkat melakukan olah TKP kemudian membongkar gundukan tanah yang di curigai ditemukan jenazah korban dengan di bungus dengan kain, selanjutnya korban dibawa untuk dilakukan Otopsi di RS Bhayangkara Medan," tutur Fathir

Atas kejadian itu polisi langsung melakukan pencarian terhadap Riki Ramadhan dan Sri Astuti (28) istri yang juga ibu kandung korban.

Suami istri penganiaya anak diancam hukuman mati

Tepat Rabu (4/9) malam, keduanya berhasil ditangkap di Jalan Binjai-Bukit Lawang Kabupaten Langkat.

Setelah dilakukan interogasi bahwa suami Istri tersebut menyatakan benar orang yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak tersebut.

"Pelaku ayah tiri, dari keterangan istri pelaku tidak punya riwayat sakit jiwa, untuk motif pelaku kesal dengan tingkah laku si anak yang susah diatur," katanya.

Mengenai keterlibatan istri dan motif pembunuhan hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan. Namun untuk tersangka Riki dijerat dengan Pasal 340 juncto Pasal 338 KUHPidana sub Pasal 80 ayat (3) dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved