Berita Regional

WOW! Pengamen Tua Bawa Deposito Rp 25 Juta dan Uang Rp 12 Juta, Terungkap Dananya untuk Siapa

Cipto Wiyono Sukijo (74) alias Mbah Cipto, pengamen yang terjaring operasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen, Jawa Tengah

WOW! Pengamen Tua Bawa Deposito Rp 25 Juta dan Uang Rp 12 Juta, Terungkap Dananya untuk Siapa
Satpol PP Sragen
Petugas Satpol PP Sragen menghitung uang yang berada di tas milik Mbah Cipto senilai Rp 12 juta di Sragen, Jawa Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SRAGEN - Cipto Wiyono Sukijo (74) alias Mbah Cipto, pengamen yang terjaring operasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen, Jawa Tengah dengan membawa tas berisi uang Rp 12 juta dan selembar deposito senilai Rp 25 juta telah kembali berkumpul bersama keluarga.

Mbah Cipto telah diserahkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Sragen kepada keluarga untuk dibawa pulang ke kediamannya di Dusun Sundoasri, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah, Rabu (4/9/2019).

"Kemarin sudah kita serahkan kepada keluarganya. Alhamdulillah, istri Mbah Cipto dan anak cucunya dapat menerima kembali Mbah Cipto," ungkap Kasi Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Dinsos Sragen, Ine Marliah dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (5/9/2019).

Baca: Tragis Nasib Bocah Ini, Tewas Setelah Disiksa Ayah Tiri, Parahnya Sang Ibu Diduga Terlibat

Baca: Ungkap Pungli SMPN 1 Cikampek yang Bikin Orangtua Resah, Satgas Saber Pungli Sita Rp 47 Juta

Baca: Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia Kualifikasi Piala Dunia 2022, Skor 2-2 Sementara di Babak Kedua

Pasien RSJ

Menurut Ine, Mbah Cipto sempat dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Kota Surakarta karena pada waktu diamankan petugas Satpol PP kondisi kejiwaannya sedang labil.

Beberapa hari dirawat di Solo, Mbah Cipto akhirnya diperbolehkan pulang.

"Mbah Cipto saya ambil dari RSJD Surakarta kemarin (Rabu) pukul 16.00 WIB. Sampai di rumah singgah pukul 18.00 WIB atau Maghrib. Di perjalanan Mbah Cipto hanya berbaring terus mungkin karena pengaruh obat atau kondisinya yang sudah sepuh (tua)," terang Ine.

Menurut informasi yang diperoleh dari keluarga, ungkap Ine, Mbah Cipto sulit menerima nasihat dari anak, cucu, bahkan dari istrinya sendiri.

Mbah Cipto tetap dengan pendiriannya untuk mencari uang sendiri dengan cara mengamen.

Uang dikumpulkan sejak 2003

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved