Ekonomi dan Bisnis

Harga Cabai Masih Tinggi, Stok Rawit di Banjarmasin Mulai Langka

Hingga sekarang jenis cabai rawit ini sangat sulit dijumpai di lapak-lapak pedagang di pasar tradisional di Banjarmasin.

Harga Cabai Masih Tinggi, Stok Rawit di Banjarmasin Mulai Langka
banjarmasinpost.co.id/mariana
Pedagang cabai dan sayur mayur di Pasar Kalindo melayani pembeli. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kelangkaan cabai rawit tampaknya masih berlanjut, setelah sekitar satu bulan lalu hingga sekarang jenis cabai paling pedas ini sangat sulit dijumpai di lapak-lapak pedagang di pasar tradisional di Banjarmasin.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id, Jumat (6/9/2019), di Pasar Kalindo Banjarmasin tampak di lapak sejumlah pedagang cabai dan sayur-mayur tidak tersedia cabai jenis rawit.

Di lapak Syarif misalnya, stik cabai rawit tidak tersedia. Dia hanya menjual cabai jenis tiung, cabai merah besar, cabai hijau besar dan tomat serta sayur-sayuran lainnya.

"Pasokan semakin berkurang, saya kurang paham dengan hal tersebut. Untuk melengkapi kebutuhan bahan dagangan saya juga beli di Pasar Sentra Antasari, selain dari Hulu Sungai," ucapnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Limbah Tak Dikelola, Pabrik Tahu di Indrasari Martapura Ini Dikeluhkan Munculkan Bau Tak Sedap

Baca: Tumbal Betrand Peto demi Tangkal Teror Ruben Onsu Ditudingkan, Anak Teman Ayu Ting Ting Ternyata?

Baca: Ditinggal Kunker, Begini Situasi Gedung Dewan di Hari Kerja Terakhir DPRD Kalsel Periode 2014-2019

Baca: Operasi Patuh Intan Digelar, di Banjarbaru Polisi Temukan 1190 Pelanggaran, Didominasi Roda Dua

Cabai jenis tiung dibanderol seharga Rp 70.000 per kg, cabai merah besar seharga Rp 35.000 per kg, dan cabai hijau besar terbilang lebih murah yakni dipatok Rp 17.000 per kg.

Sedangkan harga tomat cukup melambung, naik dari harga Rp 5.000 per kg menjadi Rp 8.000 per kg.

Diakuinya kendati harga cabai masih mahal, daya beli konsumen di tempatnya masih normal.

Namun volume pembelian cukup kecil yakni 1/4 sampai 1/2 kg saja per orang lantaran pasar Kalindo berdekatan dengan pemukiman warga di kawasan Belitung, dan bukan dari segmen pengusaha kuliner.

Sementara itu di Pasar Sentra Antasari, cabai jenis rawit juga terbilang langka. Salah satunya di lapak Masriyah, stok cabai rawit hanya tersisa satu nyiru, dan bentuk cabai pun sebagian sudah tidak segar lagi.

"Harga cabai rawit Rp 70.000 per kg, untuk stoknya sudah sangat sedikit karena pasokannya semakin berkurang terutama di musim kemarau seperti sekarang ini," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Mariana
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved