Berita Banjar

Limbah Tak Dikelola, Pabrik Tahu di Indrasari Martapura Ini Dikeluhkan Munculkan Bau Tak Sedap

Pabrik Tahu di Indrasari ini dialirkan begitu saja ke saluran umum sehingga memunculkan bau tak sedap

Limbah Tak Dikelola, Pabrik Tahu di Indrasari Martapura Ini Dikeluhkan Munculkan Bau Tak Sedap
istimewa
LIMBAH - Limbah pengolahan bahan pangan basah mengalir ke saluran umum di Indrasari. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Seperti di sejumlah daerah lain di Kalimantan Selatan (Kalsel), usaha pengolahan tahu di Kabupaten Banjar juga terus bertumbuh.

Sebagian berskala kecil berupa home industry, ada juga yang berskala lebih besar berupa pabrik tahu dengan kapasitas produksi yang lumayan banyak 

Di wilayah Indrasari, Kecamatan Martapura, tepatnya di kawasan Jalan Candra Kirana misalnya, usaha pengolahan tahu setempat lumayan besar.

Umumnya usaha pengolahan pangan basah berbahan kedelai itu belum ditopang dokumen perzinan yang memadai, apakah izin gangguan (HO) maupun izin usaha.

"Yang saya tahu sih rata-rata belum mengurus izin. Ya mungkin karena usaha pengolahan tahu itu kan usaha turun temurun dan awalnya umumnya cuma skala rumahan saja," sebut Ramli, warga Martapura, Jumat (06/09/2019).

Baca: Operasi Patuh Intan Digelar, di Banjarbaru Polisi Temukan 1190 Pelanggaran, Didominasi Roda Dua

Baca: Ditinggal Kunker, Begini Situasi Gedung Dewan di Hari Kerja Terakhir DPRD Kalsel Periode 2014-2019

Baca: Live RCTI! Jadwal Siaran Langsung Timnas U-19 Indonesia vs Iran Jelang Kualifikasi Piala AFC 2020

Baca: Diduga Terlibat Judi Togel, Pria Ini Diamankan Saat di Rumah

Karena itu menurutnya, para pemilik usaha pembuatan tahu tersebut tak bisa dipersalahkan sepenuhnya jika belum mengantongi izin.

Instansi teknis terkait yang mesti melakukan pembinaan dan pendampingan teknis sehingga tak memunculkan dampak negatif. Terutama menyangkut penanganan limbah produksi.

Data pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Banjar, hingga kini belum tercatat izin usaha produksi tahu.

"Hingga tahun 2019 seluruh usaha pembuatan tahu tempe di Kabupaten Banjar  belum memiliki surat izin usaha industri,"  ucap Kepala Seksi Pelayanan Jasa Usaha, Dinas PMPTSP Banjar, Iswidayati.

Ia menyebut usaha pengolahan tahu di Kota Martapura ada di beberapa tempat. Selain di Indrasari  juga ada di Jalan Veteran, Sungaiparing. 

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved